Musim Kemarau Banyak yang Keluar dari Sarang, Seorang Pelajar di PALI Tewas Digigit Ular

Puspa merupakan warga Dusun III, Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Musim Kemarau Banyak yang Keluar dari Sarang, Seorang Pelajar di PALI Tewas Digigit Ular
Tribun Sumsel/Ari Wibowo
Foto semasa hidup Puspa Tami (kiri). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

SRIPOKU.COM, PALI -- Disebabkan oleh musim kemarau yang melanda, Fandi, salah seorang toko adat Desa Semangus, mengaku adanya ular kobra keluar masuk ke permukiman penduduk dan menyebabkan seorang pelajar bernama Puspa Tami (13).

Puspa merupakan warga Dusun III, Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

"Musim kemarau ini panas, ular keluar dari sarangnya karena kepanasan dan masuk ke permukiman penduduk, lihat saja ada di jalan ular terlindas kendaraan," kata Fandi ketika di jumpai di Desa Semangus, Sabtu (4/8/2018)

Menurut Fandi, di Dusun III Desa Semangus sudah tiga orang meninggal dunia akibat di gigit ular kobra dalam sela waktu yang berjauhan.

"Dusun III sudah 3 orang meninggal dunia karena ular kobra, 8 tahun lalu ada bujang di gigit ular kobra dan meninggal dunia, kalau ular kobra yang dibunuh ada yang panjangnya sekitar satu meter, besarnya sebongkan tangan anak-anak," cerita Fandi.

===

Baca: Video Detik-detik Pendaratan 52 Penerjun Pembawa Api Obor

Baca: Lebih Higienis Yang Mana, Tempe Dengan Bungkus Plastik Atau Daun Pisang? Inilah Perbedaannya

Baca: Kirab Obor Asian Games 2018 di Kampung Almunawar, Perkenalkan Wisata Religi Palembang pada Dunia

Baca: Sempat Ingin Jomblo Seumur Hidup, Aktor Ganteng ini Terharu Calon Istrinya Tak Suka Hamburkan Uang

Baca: Plh Walikota Palembang Minta Masyarakat Kirab Api Obor Asian Games 2018

Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved