LSM Ini Minta Kapolri Dan Jaksa Agung Rehabilitasi Nama Luna Maya dan Cut Tari

LP3HI mengajukan permintaan itu dalam permohonan praperadilan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jaksel. Kapolri dan Jaksa Agung menjadi termohon

LSM Ini Minta Kapolri Dan Jaksa Agung Rehabilitasi Nama Luna Maya dan Cut Tari
Tribunnews.com
Kapolri Tito Karnavian 

SRIPOKU.COM - Publik tentu masih ingat dengan kasus skandal yang dilakukan pesohor tanah air dengan kasus video pornonya di tahun 2010, nah dari kasus tersebut baru-baru ini sebuah  LSM bernama Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo merehabilitasi nama baik artis Luna Maya dan Cut Tari yang menjadi tersangka kasus video porno pada 2010.

Dilansir Sripoku dari Tribunnews.com, LP3HI mengajukan permintaan itu dalam permohonan praperadilan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kapolri dan Jaksa Agung menjadi termohon dalam praperadilan ini.

Dalam foto berisi berkas permohonan praperadilan yang dikirim Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur, Jumat (3/8/2018), ada enam butir permohonan primer yang diajukan LP3HI.

 
"Mengajukan permohonan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memutus memerintahkan para termohon (Kapolri dan Jaksa Agung) untuk merehabilitasi nama baik Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng," demikian salah satu bunyi permohonan LP3HI dalam praperadilan itu.

Dalam permohonannya, kata Guntur, LP3HI juga meminta polisi menghentikan penyidikan kasus video porno yang disebut menunjukkan hubungan intim antara vokalis Nazril Irham atau Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari.

"Intinya yang diminta supaya termohon I itu, Kapolri, menyatakan bahwa ini sudah dihentikan penyidikannya dan beritahulah ke Jaksa Agung dan kedua orang itu tadi (Luna Maya dan Cut Tari)," ujar Guntur.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul :'Kapolri dan Jaksa Agung Diminta Rehabilitasi Nama Baik Luna Maya dan Cut Tari

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help