Tagihan Listrik Membengkak? Mungkin Ini Alasannya

Banyak orang mengeluhkan tagihan listrik yang terus menerus naik. Selain memang tarif dasarnya yang naik, ternyata ada hal lain yang menyebabkan

Tagihan Listrik Membengkak? Mungkin Ini Alasannya
ISTIMEWA
Ilustrasi tagihan listrik membengkak 

SRIPOKU.COM - Banyak orang mengeluhkan tagihan listrik yang terus menerus naik. Selain memang tarif dasarnya yang naik, ternyata ada hal lain yang menyebabkan membengkaknya biaya listrik tiap bulan.

Berita Lainnya:
Tagihan Listriknya Belasan Juta Rupiah, Fenita Arie Kaget Sementara Sang Suami Tunggu Itikad Baik

Belum banyak yang tahu, perangkat elektronik seperti televisi, DVR, kotak satelit, atau AC, tetap mengeluarkan energi meski berada pada mode mati. Sejatinya, perangkat tersebut hanya berada dalam mode standby, alih-alih mati sepenuhnya.

Dalam keadaaan standby, perangkat masih bekerja untuk melakukan update, merekam acara televisi yang sering ditonton, dan sebagian besar hanya menunggu untuk kembali dinyalakan. Keadaan ini disebut phantom load, sementara energi lilstrik yang terbuang disebut vampire energy.

Selain televisi dan DVR, perangkat lain yang turut menyumbang vampire energy adalah gadget, seperti ponsel, laptop dan sebagainya. Termasuk aksesoris nirkabel yang saat ini menjamur, dan mengandalkan listrik sebagai pengisian ulang daya.

Kebiasaan mencolokan charger tanpa melakukan pengecasan juga andil dalam pemborosan energi. Misalnya saja mengecas ponsel, membutuhkan daya sebesar 0,26 watt ketika dicolokan meski tidak digunakan.

Charger laptop menggunakan 4,42 kWh ketika tidak digunakan dan saat digunakan, ia akan membutuhkan 29,48 kWh. Pendingin ruangan juga akan tetap mengeluarkan energi sebanyak 0,8 watt dalam keadaan standby.

Untuk detail daya yang dibutuhkan masing-masing perangkat bisa dilihat dalam tautan berikut. Jika masih belum yakin, Anda bisa mencoba melihat sendiri apakah ulasan di atas benar atau tidak.

Cobalah untuk mematikan semua perangkat listrik di rumah dengan meninggalkannya tersambung di colokan. Kemudian, lihatlah kotak meteran listrik yang biasanya terpasang di luar rumah.

Jika Anda melihat angkanya naik, itu artinya perangkat yang dimatikan tadi, masih mengonsumsi listrik. Apabila kurang yakin, Anda bisa menggunakan beberapa alat bantu untuk mengukur daya seperti Kill A Wat, Belkin WeMo Inshight Switch, atau Duke Energy.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved