Berita OKU Timur

Dampak Buruk Anak Dipaksa Pintar Semua Pelajaran, Bupati OKU Timur HM Khalid :Jangan Memaksa

Mulai saat ini belajarlah sesuatu yang bisa dimengerti dan mengetahui maknanya. Jangan mempelajari sesuatu yang bahkan tidak mengetahui maknanya,"

Dampak Buruk Anak Dipaksa Pintar Semua Pelajaran, Bupati OKU Timur HM Khalid :Jangan Memaksa
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat berkomunikasi dengan siswa SD. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Untuk menjadikan seorang anak menjadi generasi seperti yang diinginkan, maka orangtua sejak dini harus menanamkan cita-cita yang harus digapainya.

Demikian diungkapkan Bupati OKU Timur HM Kholid MD dihadapan ratusan orangtua dan guru serta siswa SD dalam pencanangan imunisasi di SDN 20 Martapura, Kamis (2/8/2018) lalu.

Namun sebelum melepaskan anak untuk menggapai cita-cita yang diinginkannya, Kholid menekankan kepada orangtua agar terlebih dahulu menanamkan pengetahuan agama sehingga anak benar-benar memahami jalur-jalur dan norma-norma yang akan dijalaninya.

"Mulai saat ini belajarlah sesuatu yang bisa dimengerti dan mengetahui maknanya. Jangan mempelajari sesuatu yang bahkan tidak mengetahui maknanya," katanya.

Dalam mendidik anak lanjut dia, orangtua hanya berkewajiban dalam membimbing dan mengarahkannya saja.

Orangtua tidak boleh memaksakan kehendak kepada anak dalam menentukan cita-cita dan masa depannya.

"Cermati bakat yang ada pada anak. Masukkan ke pendidikan yang sesuai dengan kemampuannya sehingga kelak anak akan berhasil dan menggeluti pekerjaannya sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Namun sebelum itu, tanamkan nilai-nilai agama yang kokoh kepada anak," katanya.

Dampak Buruknya Jika Anak Dipaksa

Pengamat Pendidikan dari Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat Dr Yanuar Asri mengingatkan orangtua agar jangan memaksakan anak untuk pintar pada semua mata pelajaran di sekolah karena hal itu akan mempengaruhi moralnya.

"Saat ini budaya kapitalisme orangtua terhadap anak semakin tinggi, misalnya anak lemah dalam satu atau dua pelajaran, maka ia akan melakukan berbagai cara agar anaknya pintar dalam segalanya," ujarnya, dikutip dari Antara

Ia menyampaikan hal itu menanggapi maraknya fenomena orangtua memasukkan anaknya ke tempat les agar unggul dalam semua mata pelajaran tanpa mengukur terlebih dahulu kemampuan anak sehingga nanti membuatnya terpaksa belajar tambahan mengenai hal yang tidak disukainya. 

Menurutnya, les itu boleh-boleh saja namun hanya sebatas untuk penyegaran jika ada yang belum tuntas di sekolah.

Tempat les itu bukan untuk membuat anak pintar terhadap pelajaran yang tidak ia kuasai, namun hanya untuk memperjelas dan penyegaran kalau ada pelajaran yang belum dipahami ketika di sekolah.

Dengan budaya seperti itu, ia mengingatkan orang tua bahwa proses pendidikan anak bukan untuk nilai-nilai di atas kertas melainkan penerapan pendidikan untuk hidup dengan beretika dan bermoral.

"Untuk apa anak-anak pintar semua mata pelajaran tetapi tidak bermoral," katanya.

Untuk itu ia mengimbau orang tua agar memberikan pendidikan yang sehat kepada anaknya, seperti menunjang keinginan anak dengan memfasilitasi apa yang diminati.

Misalnya, kata dia, anak menyukai puisi, maka berikan ia pelajaran tambahan bahasa Indonesia dan hal-hal terkait lainnya. Kemudian jika anak menyukai Fisika maka juga bisa diberi pelajaran tambahan fisika agar kelak ia menjadi fisikawan yang bermoral dan berintegritas.

Anak-anak tidak akan menjadi unggul ketika orangtua memberikan tambahan belajar mengenai hal yang tidak ia minati. 

Misalnya di sekolah ia tidak unggul dalam pelajaran matematika, maka orang tua jangan memaksakan kehendak agar anaknya pintar matematika karena itu akan membunuh karakter anak dan menjadikan orang yang biasa saja nantinya, kata dia.

"Di luar negeri, banyak anak-anak yang diberi tambahan belajar oleh orangtuanya berdasarkan apa yang diminati oleh anak, oleh sebab itu mereka maju dalam segala bidang," ujarnya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help