Untuk Para Pebisnis, WhatsApp Akan Berlakukan Pesan Berbayar

WhatsApp meluncurkan 'perkakas' baru, yakni pay-to-use, ditujukan untuk para pengguna yang punya bisnis/ perusahaan.

Untuk Para Pebisnis, WhatsApp Akan Berlakukan Pesan Berbayar
Business Today
Ilustrasi - WhatsApp pay-to-use. 

SRIPOKU.COM - WhatsApp meluncurkan 'perkakas' baru, yakni pay-to-use, ditujukan untuk para pengguna yang punya bisnis/ perusahaan.

Pay-to-use itu digunakan para pebisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggannya.

Berita Lainnya:
Ingin Video Call di Whatsapp Rame-rame? Sekarang Kamu Bisa Lakukan Itu, Begini Caranya!

Perusahaan dapat menyediakan informasi dan layanan, seperti tanggal pengiriman barang atau saat barang telah dikirim kepada pelanggan.

Kemudian, pihak pebisnis/ perusahaan akan dikenakan biaya pengiriman pesan.

Setiap pesan yang dikirim akan dikenakan biaya sebesar 0,5 sen hingga 9 sen, tergantung di negara mana penggunanya berada.

Biaya itu kemungkinan bisa lebih mahal dari SMS.

Dikutip dari BBC pada 2 Agustus 2018, pesan-pesan yang dikirim akan dienkripsi.

Meski begitu, menurut laporan Wall Street Journal, perusahaan bisa menyimpan kopian pesan dalam bentuk dekripsi.

Adanya pesan berbayar ini memungkinkan Facebook menghasilkan uang dari WhatsApp.

Langkah ini -pesan berbayar untuk perusahaan/ pebisnis- dilakukan selang tiga bulan setelah mantan bos WhatsApp, Jan Koum, mengumumkan keluar dari tim yang ia dirikan bersama.

Seperti diketahui sebelumnya, pada akhir April 2018 lalu, Jan Koum memutuskan untuk keluar dari WhatsApp karena -dikabarkan- adanya perbedaan pendapat dengan Facebook soal privasi data, enkripsi, dan masalah lainnya. (*)

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs http://www.grid.id/ dengan Judul:
WhatsApp Akan Berlakukan Pesan Berbayar untuk Para Pebisnis

Editor: Bejoroy
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved