Nama Kasat Pol PP OKU Timur Dicatut Untuk Menipu, Waspada Begini Modusnya

Mereka mengatasnamakan saya dengan menggunakan akun media sosial seperti what Apps dan medsos lainnya. Mereka meminta uang dan pulsa.

Nama Kasat Pol PP OKU Timur Dicatut Untuk Menipu, Waspada Begini Modusnya
IST
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam kebakaran Kabupaten OKU Timur Drs Vikron Usman MM 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam kebakaran Kabupaten OKU Timur Drs Vikron Usman MM dicatut dan digunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk mencari dana dan pulsa.

Penipuan dengan mengatasnamakan Kasat pol PP dan Damkar tersebut diketahui setelah beberapa rekan dan kolega Vikron mengkonfirmasi kebenaran akun Media Sosial What Apps yang mengatasnamakan dirinya meminta sejumlah uang dan pulsa untuk dikirimkan kepada orang yang mengatasnamakan dirinya.

Untuk mengantisipasi adanya korban penipuan yang mengatasnamakan dirinya, Kasat Pol PP dan damkar kemudiaan mengirimkan brodcast kepada rekan dan koleganya yang berisi himbauan agar tidak menanggapi apalagi menyanggupi permintaan apapun yang mengatasnamakan dirinya melalui media sosial apapun.

"Assalamualaikum, selamat malam izin pimpinan dan senior sahabat dan teman-teman menyampaikan ada akun palsu mengatasnamakan saya vinron Usman sebagai kasat pol PP dan damkar kabupaten oku timur Sumsel untuk melakukan penipuan dengan meminta transfer pulsa, dana dan lainnya mohon untuk tidak ditanggapi karena modus penipuan," tulis brodcast Vikron.

Bukti chat Kepala Satuan PolPP dan Pemadaman kebakaran Kabupaten OKU Timur Drs Vikron Usman MM
Bukti chat Kepala Satuan PolPP dan Pemadaman kebakaran Kabupaten OKU Timur Drs Vikron Usman MM (SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA)

Sripoku.com ketika mengkonfirmasi Vikron, Selasa (31/7/2018) membenarkan namanya telah dicatut untuk mencari keuntungan pribadi dan penipuan.

Namun dirinya mengaku sudah mengantisipasi agar tidak ada yang dirugikan dengan menghubungi rekan, keluarga dan koleganya untuk tidak menanggapi permintaan tersebut.

"Iya benar. Mereka mengatasnamakan saya dengan menggunakan akun media sosial seperti what Apps dan medsos lainnya. Mereka meminta uang dan pulsa. Saya mengetahui setelah ada keluarga yang menghubungi menanyakan kebenaran apakah benar bahwa saya meminta uang," katanya.

Vikron berharap agar seluruh masyarakat waspada dengan berbagai modus penipuan yang memanfaatkan medsos yang bisa saja mengatasnamakan orang lain untuk mencari keuntungan.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help