Mengapa, Anak Kecil Tak Dianjurkan Terlalu Banyak Minum Jus Buah?

Jus buah yang digemari anak-anak ternyata tidak boleh dikonsumsi berlebihan. The AAP menyebut, setiap anak dengan usia berbeda memiliki

Mengapa, Anak Kecil Tak Dianjurkan Terlalu Banyak Minum Jus Buah?
Okezone Lifestyle
Minum Jus Buah. 

SRIPOKU.COM - Jus buah yang digemari anak-anak ternyata tidak boleh dikonsumsi berlebihan. The American Academy of Pediatrics (AAP) menyebut, setiap anak dengan usia berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda.

Berita Lainnya:
Belum Tentu Sehat, Minum Jus Buah Setiap Hari!

Misalnya, anak sekolah berusia 7 sampai 18 tahun, hanya boleh mengonsumsi delapan ons jus per hari. Usia 4 sampai 6 tahun, hanya boleh mengonsumsi empat sampai enam ons jus per hari. Batita usia 1 sampai 3 tahun, maksimal hanya boleh mengonsumsi empat ons jus setiap hari. Sedangkan bayi di bawah 1 tahun, sama sekali tidak diperbolehkan minum jus.

Menurut Steven Abrams, dokter anak dari University of Texas di Austin, ada dua aspek bertabrakan yang melatarbelakangi hal tersebut.

"Jus buah mengandung serat dan vitamin yang dapat merusak gigi. Beberapa dokter anak (justru) tidak menyarankan jus sama sekali untuk anak. Namun, saya pikir hal itu cukup sulit dilakukan," kata Abrams, dilansir Science Alert, Sabtu (28/7/2018).

Selain Abrams, seorang dokter keluarga di Dayton, Ohio, Gary LeRoy, juga menyampaikan hal serupa.

LeRoy pun membuat program 5-2-1-0 dengan dewan kesehatan masyarakat setempat. Nama program ini mengacu pada lima porsi buah dan sayuran setiap hari, membatasi dua jam pada kegiatan di depan layar, satu jam aktivitas fisik, dan nol minuman manis.

Metode itu adalah aturan praktis yang dapat diterapkan sebagai pola hidup sehat masyarakat setempat.

Khusus untuk jus buah, LeRoy memberi catatan dan peringatan. "Jika jus buah dikategorikan sebagai salah satu porsi buah dan sayuran, pastikan itu 100 persen jus buah," tegas LeRoy.

Selain jus buah murni, seringkali kita menemukan minuman jus koktail yang sudah diberi tambahan pemanis atau pengawet.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help