Gunakan Teknik Ini, Murid SMA Bantul Ini Mampu Baca Buku 1000 Halaman dalam 10 Menit
Uniknya, buku ini dijaga oleh anak-anak dari sebuah lembaga bimbingan belajar, Baca Cerdas, yang mampu membaca sangat cepat.
SRIPOKU.COM - Ada pemandangan tak biasa ketika berkunjung ke salah satu stand Bantul Ekspo 2018 di Pasar Seni Gabusan.
Di sebuah stand milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul tampak berjejer buku-buku di atas sebuah meja.
Saking cepatnya, anak ini bahkan bisa membaca buku setebal 1000 halaman dalam kurun waktu 10 menit saja. Wow.
Satu dari anak yang sanggup membaca sangat cepat adalah Citra Rana Sari. Ia merupakan murid kelas 2 SMAN Banguntapan, Bantul.
Kepada Tribun Jogja, Citra mengatakan, awal mula kemampuan bisa membaca sangat cepat bermula ketika mengikuti sebuah pelatihan Baca Cerdas pada November tahun 2016 silam.
"Awalnya saya juga sempat ragu banget, apakah mungkin seseorang bisa membaca dengan sangat cepat. Saya akhirnya mengikuti pelatihan dan ternyata saat ini sanggup," ujar Citra, ramah.
Tribun Jogja sempat menyodorkan sebuah buku tebal kepada Citra untuk dibaca. Hanya butuh beberapa menit saja, Citra melahap buku tersebut.
Usai membaca, ia kemudian mempresentasikan isi dari buku yang baru saja dibaca.
Teknik membaca yang digunakan Citra adalah teknik membaca cerdas. Ia membaca dengan sangat cepat, memakai metode mengusap lembaran buku menggunakan tangan kanan dari atas ke bawah.
"Teknik ini bisa dipelajari. Kalau biasanya orang membaca, kan, dari kiri ke kanan. Tapi kita membaca dari atas ke bawah," ungkapnya.
Kemampuan membaca cepat Citra bisa dikatakan cukup mengesankan. Ia sendirian mengaku sanggup membaca buku setebal 1000 halaman dalam waktu 10 menit.
"Awal-awal belajar teknik ini masih pelan yaa, 1000 halaman bisa selesai 15-20 menit. Tapi kalau sudah fasih, membaca 1000 halaman buku cukup 10 menit. Saya sudah bisa 1000 halaman, 10 menit," ujar dia.
Efek dari pelatihan membaca cerdas yang dirasakan, menurut Citra sangat membantu dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia.
Menurut Citra, awalnya ia sangat lemah di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, dengan teknik membaca cerdas, saat ujian nasional tingkat SMP, dirinya nyaris mendapatkan nilai sempurna yakni 9.5 .
"Tingkat kepercayaan diri saya juga meningkat," tutur gadis asal Piyungan ini.