SFC Update

Terdesak Pasca Mundur dari Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan Segera Pilih Klub Liga 1 2018

Pelatih Rahmad Darmawan memutuskan mundur dari jabatan pelatih kepala Sriwijaya FC. Namun, ia harus segera mendapatkan klub baru

Terdesak Pasca Mundur dari Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan Segera Pilih Klub Liga 1 2018
Rahmad Darmawan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Pelatih Rahmad Darmawan memutuskan mundur dari jabatan pelatih kepala Sriwijaya FC. Namun, ia harus segera mendapatkan klub baru untuk meneruskan kariernya di dunia kepelatihan.

Maklum, ia baru saja menimba ilmu untuk mengambil lisensi A AFC Pro. Dalam pelajaran yang dibagi menjadi beberapa modul itu, ia harus memiliki klub profesional untuk ia tukangi.

"Dimana saya harus memiliki tim untuk dilatih serta harus menyusun berupa book dan beberapa analisa pertandingan, untuk contoh modul ke-3 15 Agustus nanti," ujarnya saat konfrensi pers di Swarna Dwipa Hotel Minggu (29/7/2018).

Untuk itu, ia harus segera mencari tim baru agar dapat menyusun book dan analisa pertandingan. Sehingga ia dapat meneruskan kursus mengambil lisensi tertinggi di Konfederasi Asia tersebut.

Di sisi lain, Pelatih yang akrab disapa RD ini mengakui saat dirinya dilepas beberapa waktu lalu, 3 klub di Indonesia sudah menawarkan diri untuk memboyongnya membesut tim.

Namun karena dipinta untuk menangani tim berjuluk Laskar Wong Kito itu, maka pembicaraan dengan salah satu klub yang enggan ia sebutkan itu masih tertunda.

Baca:

Indahnya Wajah Baru Jembatan Ampera, Jadi Spot Foto Kekinian Wong Palembang

LIVE STREAMING: Ada di Taman Kota Baturaja, Mamah Dedeh Ajak Jemaah Senantiasa Bersyukur

"Karena saya butuh klub, maka akan ikut ke salah satu klub di Liga 1, Insya Allah kalau tidak ada halang rintangan. Walaupun kita belum ada ikatan di atas kertas, mudah-mudahan lancar," jelasnya.

Pelatih Rahmad Darmawan resmi mundur dari tim Sriwijaya FC sebagai pelatih. Hal tersebut ditegaskannya dalam konfrensi pers di Swarna Dwipa Hotel, Minggu pagi.

Dalam kesempatan tersebut. Ia membeberkan tentang kesepakatan dirinya bersama manajemen. Menurutnya, tidak ada rasa saling tuntut-menuntut sehingga kepergiannya dengan jalan baik-baik.

"Karena semua tertuang jelas di dalam kontrak. Itu yang paling penting, tapi karena kita tidak hanya berbicara tentang legalitas namun juga dengan kekeluargaan," ungkapnya.(*)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help