Taktik Raup Rupiah Dari Dunia Olahraga

Para pelaku olahraga tak melulu disuguhkan tentang bagaimana mengolah fisik. Setidaknya, mereka harus bisa membaca peluang yang ada di dalam dunia

Taktik Raup Rupiah Dari Dunia Olahraga
SRIPOKU.COM/RESHA
Pemateri saat memberikan materinya di depan para peserta, dalam kegiatan Pendidikan dan Latihan Industri Olahraga bagi Pelaku Olahraga, yang digelar oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Rabu (25/7/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Para pelaku olahraga tak melulu disuguhkan tentang bagaimana mengolah fisik. Setidaknya, mereka harus bisa membaca peluang yang ada di dalam dunia olahraga tersebut.

Setidaknya hal itu ditekankan kepada para peserta Pendidikan dan Latihan Industri Olahraga bagi Pelaku Olahraga, yang digelar oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sejak 22 – 25 Agustus lalu. Para peserta Diklat diajarkan bagaimana cara membaca peluang yang memiliki potensi, kemudian memasarkannya secara profesional di era digital saat ini.

Menurut Motivator Bisnis yang menjadi pemateri Agus Setiawan, di era modern saat ini personal yang ingin terjun di dunia industri olahraga hendaknya memiliki beberapa modal untuk bisa menarik potensi terpendam tadi.

“Minimal ada tiga kriteria, yakni unik, minim kompetitor dan ada pangsa pasar,"ujar Agus Setiawan Rabu (25/7/2018).

Apalagi menurut Agus, di Indonesia sejak SEA Games hingga Asian Games, hobi masyarakat akan olahraga meningkat. Dan secara otomatis akan meningkat kebutuhan akan produk dan jasa.

Ia juga menambahkan, strategi bisnis di era ini sangat mudah karena zaman sudah canggih dan masyarakat banyak pengguna teknologi. Melalui smartphone dengan sekali klik, masyarakat akan dimanjakan mencari produk di google, facebook, Instagram maupun akun media sosial lain.

"Nah yang jadi masalah saat ini, pelaku industri olahraga baru kadang belum bisa jualan tapi langsung punya tenan. Bukan tidak boleh, tapi kurang tepat. Seharusnya belajar jualan dulu baru buat produk sendiri,"jelasnya.

Sementara itu Kepala Divisi Inventarisasi dan Manajemen Industri Olahraga Kemenpora Anang Kosim mengatakan bahwa dengan adanya pendidikan dan pelatihan bagi pelaku olahraga ini bisa menciptakan pafa pengusaha baru yang dilatarbelakangi oleh pelaku olahraga.

Untuk itu, di momen Asian Games nanti Kemenpora berencana juga akan membuka tenan beberapa ruang yang juga bisa disupport oleh para pelaku industri olahraga.

"Kami berharap bahwa apa yang disampaikan oleh pemateri dan bisa menjadi awal yang baik. Setidaknya, yang ikut pelatihan tentu akan memahami bagaimana mengajukan proposal industri olahraga ke Kemenpora," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved