Berita Palembang

Digital Preneur Peluang Usaha Masa Kini

Dengan bermodalkan melek teknologi, Anda bisa memasarkan produk maupun jasa tanpa harus mengeluarkan modal besar.

Digital Preneur Peluang Usaha Masa Kini
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Kepala Universitas Terbuka Palembang, Meita Istianda saat memberikan piagam penghargaan pada narasumber yang hadir 

Laporan wartawan sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Di era serba canggih seperti saat ini, menjadi digital preneur merupakan peluang yang bisa Anda ambil.

Dengan bermodalkan melek teknologi, Anda bisa memasarkan produk maupun jasa tanpa harus mengeluarkan modal besar dan produk pun bisa dipasarkan secara luas.

Menjadi digital preneur ini pun kini tengah hits ditengah kalangan anak muda. Banyak pengusaha muda yang sukses, Owner Warung Teras Villa, Ruda Ermansyah, Owner Kaos Nyenyes, Yoki Firmansyah dan lain-lain.

"Saya awal membangun bisnis ini belum kenal yang namanya digital. Bahkan dulu waktu order saya masih manual ditulis terus pakai fax. Tentunya itu pakai biaya, nah setelah berkembangnya digital jadi lebih praktis dan hemat biaya," ujar Yoki, Owner Kaos Nyenyes saat menjadi narasumber di Workshop Digital Preneur di Atrium Palembang Icon, Kamis (26/7/2018).

Lebih lanjut ia menceritakan, sejak SMA sudah bermimpi untuk bisa keliling kota. Jadi kalau mau buka usaha menurutnya harus berani bermimpi.

Lalu lakukanlah hal-hal yang kecil terlebih dahulu, dari hal kecil nantinya bisa jadi besar. Prinsipnya seperti bayi, dari awal merangkak kalau jatuh ya bangkit lagi.

"Kalau mau jadi pengusaha jangan takut memulai, lakukan dan tumbuh serta berkembanglah dengan cepat. Jangan lupa selalu belajar dan belajar seperti halnya saya yang awalnya tidak tahu soal dunia digital, jadi sayapun belajar khusus tentang digital ke ahlinya," ujarnya.

Menurut Yoki, belajarlah sesuai dari yang memang menguasinya misal kalau mau buka usaha belajar dari pengusaha, kalau mau belajar digital bisa ke yang menguasi internet dan lain-lain.

"Waktu awal saya buka usaha tahun 2007 belum mengenal digital, lalu di tahun 2009 saya mulai belajar dan ikut pelatihan internet. Ketika arus digital hadir ditengah masyarakat maka kita harus mengikutinya jangan sampai ketingalan. Saya pun pakai untuk jual pakai web, Instagram, Tokopedia, WA dan lain-lain," ujarnya.

Ia pun memberikan saran, untuk memilih brand atau nama pilihlah yang mudah diingat. Lalu dalam bekerja jagan bekerja sendiri tapi harus kerja tim.

Kemudian jangan lupa banyak berdoa dan saling mendoakan sesama, karena apa yang didoakan akan kembali ke yang mendoakan.

Sementara itu Kepala Universitas Terbuka Palembang, Meita Istianda menjelasakan, bahwa saat ini serba digital. Namun dengan berkembangnya digital ini bukan hanya digunakan untuk main internet saja melainkan bisa juga untuk cari uang dan belajar.

"Workshop Digital Preneur ini dibuat untuk memberikan pemahamaan kepada anak muda atau anak sekolah dan juga masyarakat umum, bahwasannya dengan adanya digital kalau mau buka usaha bisa online mau kuliah pun bisa online saja tidak perlu ke kampus. Jadi hemat waktu dan biaya," Jelasnya

Sementara itu, Workshop Digital Preneur inipun menggandeng Indonesia lima dihadiri anak-anak SMA dan masyarakat umum. Digital Preneur ini juga ada untuk tanggal 27 Julinya dengan agenda lomba digital preneur dengan hadiah jutaan rupiah. (Cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved