Berita Musirawas

Diduga Ada Warga Hanyut Tenggelam, Basarnas Palembang & BPBD Musirawas Sisir Sungai Musi di BTS Ulu

Penyisiran yang dilakukan sejak Senin (23/7/2018) petang karena ada informasi salah seorang warga setempat atas nama

Diduga Ada Warga Hanyut Tenggelam, Basarnas Palembang & BPBD Musirawas Sisir Sungai Musi di BTS Ulu
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Team rescue Basarnas Palembang Pos SAR Musirawas bersama dengan BPBD Musirawas melakukan pencarian terhadap korban hanyut tenggelam di Musi Sungai Desa Tambangan Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musirawas, Selasa (24/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-- Tim rescue Basarnas Palembang bersama tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musirawas melakukan penyusiran di Sungai Musi Desa Tambangan Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musirawas.

Penyisiran yang dilakukan sejak Senin (23/7/2018) petang hingga Selasa (24/7/2018) dilakukan, karena ada informasi salah seorang warga setempat atas nama Nelson Mandala (25), diduga hanyut tenggelam di Sungai Musi.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi Basarnas Palembang, Inarwan melalui Kordinator Pos SAR Musirawas Wahit Ivan mengatakan, diduga korban tenggelam saat sedang mandi di sungai Musi Desa Tambangan Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musirawas. Korban diduga tenggelam, akibat terpeleset di sungai dan tidak bisa berenang.

"Sekitar pukul 20.45 wib, Basarnas Palembang melalui Pos SAR Musirawas mendapat informasi bahwa pada Senin (23/7/2018) sekitar pukul 07.15 wib telah terjadi Kondisi membahayakan jiwa manusia satu orang tenggelam atas nama Nelson Mandala, laki-laki usia 25 tahun," ujarnya, Selasa (24/7/2018).

Baca:

Sudah Satu Pekan di Madinah, Jemaah Haji Lubuklinggau Manfaatkan Waktu untuk Berziarah

Sriwijaya FC Terusir, Manajemen Didesak Mundur. Rahmad Darmawan Ungkap Fakta Menyedihkan

Dikatakan, saat ini team rescue Basarnas Palembang Pos SAR Musirawas yang berjumlah delapan orang bersama dengan BPBD Musirawas sedang melakukan pencarian terhadap korban dengan melakukan circle di lokasi awal kejadian. Dan juga melakukan penyisiran sejauh 2 KM dengan menggunakan perahu karet. "Namun sampai saat ini korban masih belum dapat diketemukan," ujarnya.

Ketua Pelaksana Harian BPBD Musirawas, Paisol kepada Sripoku.com, Selasa (24/7/2018) menjelaskan, pihaknya mendapat informasi bahwa ada warga yang diduga hanyut tenggelam di Sungai Musi Desa Tambangan.

"Kami dapat informasi sore kemarin, lalu tim reaksi cepat BPBD Musirawas bersama Basarnas Palembang Pos Musirawas langsung bergerak menuju lokasi. Dan sampai saat ini kami masih terus melakukan pencarian terhadap korban, dengan menyisir sungai," kata Paisol, Selasa (24/7/2018).

Dikatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum dinyatakan hilang, korban sempat mengatakan sakit perut kepada ibunya. Karena itu, dugaan sementara korban pergi ke sungai untuk buang air.

Diduga, korban yang menderita penyakit epilepsi dan tak pandai berenang terpeleset lalu hanyut tenggelam.

"Namun tidak ada warga yang melihat kalau korban pergi ke sungai. Kendati demikian, sesuai protap dan informasi awal, kita tetap melakukan pencarian di sungai dengan cara melakukan penyisiran," ujar Paisol. (*)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved