Bukan Trik Produsen, Inilah Alasan Kenapa Bungkus Makanan Ringan Diisi Banyak Udara

Banyak dari kita yang menganggap itu akal-akalan produsen agar snack terlihat lebih besar, padahal isinya sebagian besar adalah angin.

Bukan Trik Produsen, Inilah Alasan Kenapa Bungkus Makanan Ringan Diisi Banyak Udara
Merdeka.com
Bukan Trik Produsen, Inilah Alasan Kenapa Bungkus Makanan Ringan Diisi Banyak Udara 

SRIPOKU.COM -- Istilah "snack angin" sering kita gunakan untuk makanan ringan yang berisi banyak udara sehingga kemasannya melembung.

Banyak dari kita yang menganggap itu akal-akalan produsen agar snack terlihat lebih besar, padahal isinya sebagian besar adalah angin.

Ternyata, ada alasan yang lebih ilmiah dari kondisi tersebut.

Pada industri manufaktur terdapat istilah "slack fill" alias ruang kosong yang ditempatkan di sekitar produk, dalam hal ini makanan.

Baca: Ingat Pemeran Si Entong? Lama Tak Muncul di TV, Begini 10 Potret Memesona Fachri Muhammad

Ruang ekstra tersebut diperlukan untuk melindungi camilan kita dari kerusakan.

Sebab, perjalanan produksi makanan dari awal hingga kita konsumsi sangatlah panjang.

Proses tersebut bisa merusak produk makanan ringan tersebut.

Isian udara tersebut sebetulnya adalah gas nitrogen.

Produsen makanan ringan akan mengisi kantung makanan dengan gas pengawet tersebut untuk membantu makanan di dalamnya terus berada dalam kondisi segar dan nikmat.

Jika diisi dengan udara biasa, maka makanan tersebut akan lembab dan rusak.

Baca: Hamish Daud Bawa Obor Asian Games 2018 ber Surfing di Pulau Dewata, Sebut Haru dan Bangga

Halaman
12
Editor: Rizka Pratiwi Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help