SFC Update

Terusir dari Kandangnya, Sriwijaya FC Lawan Borneo FC Dipindahkan ke Stadion PTIK Jakarta

Terusir dari kandangnya sendiri, akibat ulah oknum suporter membuat laskar wong kito harus bermain kandang ke Stadion PTIK Jakarta.

Terusir dari Kandangnya,  Sriwijaya FC Lawan Borneo FC Dipindahkan ke Stadion PTIK Jakarta
SRIPOKU.COM/RESHA
Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) dalam kondisi bangku penonton di Tribun Selatan yang mengalami kerusakan. Foto Diambil Minggu (22/7/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC dipastikan terusir dari kandangnya sementara, pasca kerusuhan yang dilakukan oleh oknum suporter saat laga kontra Arema FC Sabtu (21/7/2018) lalu. Sehingga saat menjamu Borneo FC Minggu (29/7/2018) nanti, mereka akan berlaga di Stadion PTIK Jakarta.

Direktur Pertandingan PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Augie Bunyamin mengatakan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan PT. Liga Indonesia selaku operator Liga 1 2018 musim ini.

Pihaknya meminta toleransi kepada operator, untuk menjadwalkan kembali 2 laga kandang yang dilangsungkan sebelum perhelatan Asian Games 2018 Agustus nanti.

“Tetapi PT  Liga Indonesia sudah memberikan jawaban bahwa itu tidak bisa. Sriwijaya FC harus tetap main di tanggal 29 Juli. Untuk tempatnya PT. Liga sudah memberikan solusi yaitu Stadion PTIK Jakarta,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (23/7/2018).

Dua laga tersebut, yakni kontra Borneo FC Minggu dan Madura United Sabtu (11/7/2018). Dua laga kandang ini menjadi sisa laga yang harus dilakoni, sebelum jeda kompetisi sebelum Asian Games 2018 yang akan dihelat mulai 18 Agustus nanti.

Namun untuk laga jamuan Madura United nanti, PT. Liga membantu untuk menjadwalkan ulang dengan menunda waktu pelaksanaan pertandingan tersebut.

Kemungkinan, laga itu akan diundur pada tanggal 4 – 6 September mendatang.

Sebenarnya, Augie mengatakan jika tidak terjadi kerusuhan maka pihaknya dapat bicara dengan PT Liga Indonesia dan INASGOC selaku panitia Asian Games 2018 untuk memberikan toleransi kepada tim berjuluk Laskar Wong Kito agar dapat bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Namun karena pecahnya kericuhan beberapa hari yang lalu itu, maka hal tersebut tak bisa ditolerir lagi.

“Dengan kejadian kemarin sudah lebih menguatkan untuk pihak INASGOC dan sudah ada suratnya, bahwa sudah tidak bisa dipergunakan untuk pertandingan apapun. Harus steril, tidak ada pertandingan apapun,” urainya.

Terkait kericuhan itu, pihak manajemen Sriwijaya FC siap untuk ikut bertanggung jawab atas pengrusakan tersebut.

Beruntung, berbagai pihak juga telah membantu dengan aksi nyata seperti Batalyon Zeni Konstruksi Kodam II Sriwijaya yang telah turun ke lapangan membantu memperbaiki kursi yang rusak.

“Dalam hal ini kita bertanggung jawab karena telah meminjam (stadion),” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help