Berita OKU Timur

Peredaran Narkoba Jadi Pemicu Kasus Kekerasan terhadap Anak Paling Dominan di OKU Timur

Hingga pertengahan tahun 2018 jumlah kasus yang paling dominan di Kabupaten OKU Timur adalah kasus Pencurian

Peredaran Narkoba Jadi Pemicu Kasus Kekerasan terhadap Anak Paling Dominan di OKU Timur
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur beserta Kajari OKU Timur dan unsur Muspida berfoto bersama usai melaksanakan upacara peringatan HUT Adhyaksa ke-58. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA-- Hingga pertengahan tahun 2018 jumlah kasus yang paling dominan di Kabupaten OKU Timur adalah kasus Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) dengan kasus kekerasan terhadap anak.

Demikian diungkapkan Kajari OKU Timur Ismaya Hera Wardhani SH M.Hum didampingi Kasi Intel Indra Kurniawan SH diwawancarai usai melaksanakan HUT Adhyaksa ke-58 Senin (23/7/2018).

Menurut Ismaya, kasus pidana umun yang terjadi di OKU Timur hingga pertengahan tahun mencapai hingga 58 kasus yang terdiri dari kasus Curas dan kekerasan terhadap anak atau kekerasan seksual.

Namun pemicu tingginya dua kasus tersebut disebabkan oleh peredaran narkoba yang cukup tinggi.

Baca:

Diduga Dendam Lama, Penjual Mie Ayam di Lubuklinggau Ini Habisi Ujang Poteh

Pendaftaran CPNS 2018 - Pengumuman BKN tentang sscn.bkn.go.id dan Tes Wawasan Kebangsaan, Cek Disini

"Saya cukup prihatin dengan tingginya kasus Pidum seperti curas dan kekerasan seksual terhadap anak. Saat ini kita sedang menangani satu kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak kecil yang belum bisa memberikan keterangan," katanya.

Namun dengan berbagai upaya dia berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut sehingga pelakunya bisa dijerat dengan hukum yang maksimal.

Dia menegaskan kasus yang terjadi di OKU Timur semuanya disebabkan oleh pengaruh narkoba. Baik aksi curas maupun kekerasan terhadap anak.

"Semuanya karena pengaruh narkoba. Lingkungan sangat menentukan kepribadian anak. Selain itu kita juga mensosialisasikan bahaya narkoba kepada anak-anak sekolah dan anak pesantren agar dapat terhindar dari pengaruh narkoba," katanya.(*)

Penulis: Evan Hendra
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help