News Video Sripo

Trik Pedagang Angkringan Tetap Untung Saat Harga Pangan Melambung

Kenaikan harga pangan dalam sebulan terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan seperti daging ayam, telur ayam dan sayuran

Laporan Wartawan sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM,PALEMBANG- Kenaikan harga pangan dalam sebulan terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan seperti daging ayam, telur ayam dan sayuran,Sabtu (21/07/2018).

Kenaikan harga tersebut membuat para pedagang mengalami penurunan keuntungan yang didapatkan hingga terpaksa menaikkan harga barang dagangan untuk menghindari kerugian.

Namun Aryo pemilik warung angkringan Nasi Tempong yang berada di jalan Mesuji 3 kelurahan Sei Seputih, kecamatan Ilir Barat I Pakjo Palembang memiliki cara sendiri agar tetap untung dalam penjualan.

Ia menjelaskan kenaikan harga untuk saat ini membuat usaha dagangannya mengalami kerugian.

Tak ambil pusing dan tidak menaikan harga ia melakukan trik mengurangj porsi makanan tanpa harus menaikan harga.

"Kenaikan sih cukup membuat kita rugi namun kita melakukan pengurangan porsi dan kita masih tetap untung,"katanya

Sementara itu untuk harga ayam potong untuk ukuran perkilogramnya berkisar Rp 39 ribu hingga Rp 42 ribu.

Dan untuk harga telur masih tinggi yakni Rp 25 ribu perkilogram.

Menurut Aryo, saat ini belum ada tanda-tanda penurunan dari harga telur.

"Masih tinggi harga dari agennya. Kalau dulu kan kisarannya Rp 17 ribu sampai Rp 21 ribu perkilogram.

Kalau sekarang ini Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu perkilogramnya," ujarnya.

Aidil, pelanggan angkringan ini pun tak mempermasalahkan tentang jumlah porsi yang dikurangi asalkan harga tetap bersahabat,

"Sekarang kan memang harga pangan sedang naik, kalau menurut aku sih nggak masalah kalau porsinya sedikit dikurangi asalkan harganya tetap bersahabat, " ujar Aidil.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved