Berita OKU

Serunya Nobar Film 22 Menit Polres OKU Raya Bersama Elemen Masyarakat

Nonton bareng (nobar) tiga Polres OKU, OKUT dan OKU bersama elemen masyarakat di Cineplex Platinum Citimall Baturaja

Serunya Nobar Film 22 Menit Polres OKU Raya Bersama Elemen Masyarakat
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari dan unsur muspida diacara nobar film 22 menit di Cineplex Paltinum Citimall Baturaja. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA-- Nonton bareng (nobar) tiga Polres OKU, OKUT dan OKU bersama elemen masyarakat di Cineplex Platinum Citimall Baturaja Kamis  (19/7/2018) malam berlangsung seru dan penuh kekeluargaan.

Maklumlah, sebelum OKU dimekarkan menjadi  3 Kabupaten,  anggota polisi diwilayah ini bergabung semua di Mapolres OKU, sehingga moment nonton bareng ini sekaligus ajang  silaturahmi antar personel dan ibu-ibu bhayangkari dari  3 Polres.

Hadir langsung Kapolres OKU Selatan AKBP Ferry Harahap  SIK MSi, Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo Ssos dan  Ketua Persit  Kartika  Chandra Kirana Dim 0403/OKU Ny Ika Agung Widodo.

Kajari OKU Bayu Pramesti SH, Sekda OKU DR Drs H Achmad Tarmizi SE MT MSi, Ketua DWP OKU Ny Susmadiana Tarmizi. Para perwira , bintara, perwakilan dari BRI Baturaja, tokoh masyarakat, tokoh agama dan awak media.

Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana dalam sambutan sebelum film diputar mengatakan, acara nobar ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat paham betapa berbahayanya teroris.  

Baca:

Lawan Radikalisme dan Angkat Nilai Kemanusiaan, BRI Polda Sumsel Apresiasi Film 22 Menit

Terlihat Lucu & Ceria, Tak Disangka Anak Artis Cantik Mantan Putri Indonesia Ini Mengidap Gangguan

Film berjudul 22 Menit ini menceritakan peristiwa pengeboman di  Jalan Thamrin Jakarta dan beberapa lokasi. Film aksi drama yang disutradarai oleh Eugene Panji dan Myrna Paramita Pohan, diadaptasi dari kisah nyata aksi di teror pada tanggal 14 Januari 2018.

Penonton seperti  berada di tempat kejadian, menyakasikan aksi pemeran utama seperti Ario Bayu yang berada di tengah-tengah suasana pada peristiwa pengeboman apalagi  difilm ini bintang-bintangnya memang menggunakan senjata asli untuk film.

Meskipun berjudul 22 Menit,  namun film ini yang memiliki durasi kurang lebih 75 menit, dengan memadukan antara adegan aksi yang mendebarkan dengan kisah-kisah drama dari masing-masing karakternya.

Diproduksi oleh Buttonijo Films, 22 Menit diisi oleh pemeran seperti Ario Bayu, Mathias Muchus, Hana Malasan, Ence Bagus, Ajeng Kartika, Taskya Namya, hingga Fanny Fadillah “Ucup” dan Ardina Rasti. 

Jalan cerita film ini dapat dilihat dari masing-masing karakter. Mulai dari Anas (Ence Bagus) memang sedang bernasib sial pada hari itu, bekerja di kawasan elite pusat Ibukota, Anas yang sedang membelikan pesanan untuk teman kantornya mengalami kejadian yaitu terkena ledakan bom secara tiba-tiba.

Tidak hanya Anas, namun, juga Tasya (Ardina Rasti), salah satu karyawati yang biasa hilir mudik di kawasan Thamrin mengalami peristiwa naas tersebut.

Kontan saja hal ini membuat Firman (Ade Firman Hakim) dan Ardi (Ario Bayu) salah satu anggota unit antiterorisme langsung bertindak cepat dan dalam waktu 22 menit situasi sudah bisa dikendalikan dan kelompok pengacau Jakarta berhasil dilumpuhkan.

Tepuk tangan membahana penonton pun ramai setelah pertunjukan film berjudul 22 Menit ini usai diputar. (*)

Penulis: Leni Juwita
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help