Biaya haji

Ketika ONH Cuma Rp16.691, Kisah Perjalanan Pertama Haji Indonesia Lewat Udara

Perjalanan ibadah haji dari waktu ke waktu selalu saja mengalami perubahan mulai dari munggunakan kapal laut hingga pesawat terbang.

Ketika ONH Cuma Rp16.691, Kisah Perjalanan Pertama Haji Indonesia Lewat Udara
Wikimedia
Salah satu Boeing 747SP milik pemerintah Arab Saudi. 

Ketika ONH Cuma Rp16.691, Kisah Perjalanan Pertama Haji Indonesia Lewat Udara

SRIPOKU.COM -- Perjalanan ibadah haji dari waktu ke waktu selalu saja mengalami perubahan mulai dari munggunakan kapal laut hingga pesawat terbang. Dan tercatat perjalanan haji dengan menggunakan transportasi udara di Indonesia dimulai sejak 1952.

Sebelum tahun itu, para jemaah haji dari Indonesia ke Arab Saudi menggunakan jalur laut yang dilepas dari masing-masing pelabuhan laut dengan durasi waktu yang cukup beragam tergantung jauhnya rentang waktu ke Jeddah --apakah dari Indonesia Timur, Tengah atau barat dengan menghabiskan waktu sekitar 1 bulan di perjalanan bahkan lebih.

kapal2
Kapal Laut Pengangkut jemaah haji tempo Doeloe

Sesuai dengan perkembangan zaman dan moda transportasi, pemerintah Indonesia mulai melirik perjalanan haji via udara dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat yaitu 9 jam.

Di era 1950-an, pemerintah mencatat, umat muslim Indonesia yang mampu berangkat haji sekitar 10.000 orang, ditambah mereka yang berangkat secara mandiri.

Kemudian, dibentuklah perusahaan pelayaran PT Pelayaran Muslim pada 1952.
Perusahaan tersebut satu-satunya panitia haji yang memberlakukan transportasi melalui udara.
Sejak itu, jemaah haji mempunyai pilihan, apakah menggunakan jalur udara atau jalur laut.

Untuk transportasi udara, biaya yang dikeluarkan jemaah haji pertama adalah Rp16.691.

Tarif ini dua kali lipat lebih mahal dari tarif kapal laut saat itu yaitu Rp7.500.

Pada 1952, tercatat jemaah calon haji yang berangkat berjumlah 14.324 orang.

Rinciannya, yang menggunakan kapal laut sebanyak 14.031 orang, pesawat 293 orang.

Halaman
123
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved