Sumur Minyak Ilegal di Bajubang Terbakar, Ini Penyebab, Kronologi Serta Tanggapan Polsek & DLH
Fakta Sumur minyak ilegal drilling di kawasan Dusun Laman Teras Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang terbakar, Rabu (18/7) sore pukul 16.00 WIB.
SRIPOKU.COM, MUARA BULIAN --- Sumur minyak ilegal drilling di kawasan Dusun Laman Teras Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang terbakar, Rabu (18/7) sore pukul 16.00 WIB.
Dikutip dari Tribunjambi.com, informasi dari seorang warga yang minta namanya dirahasiakan kebakaran terjadi pada salah satu sumur ilegal driling.
Seperti yang dilansir dari Tribun Jambi, berikut kumpulan fakta mengenai kebakaran sumur ilegal yang dirangkum oleh Sripoku.com:
1. Penyebab kebakaran
Kebakaran dipicu dari korsleting kendaraan motor yang digunakan untuk memompa minyak, korban jiwa sejauh ini belum diketahui.
2. Kronologi
Pantauan tribunjambi.com di lokasi kejadian pukul 19.30 lokasi terjadinya kebakaran jauh dari jangkauan ditambah medan yang cukup gelap sehingga tidak dapat menggapai lokasi.
Berdasarkan keterangan warga sekitar kepada tribunjambi.com kejadian sekitar pukul 14.30, pada waktu tersebut terlihat kepulan asap hitam tebal menjulang di balik hutan.
Dikatakannya pula, dirinya tidak mengetahui pasti apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Namun berdasarkan informasi dari pekerja tambang minyak ilegal tersebut kebakaran dipicu adanya percikan api dari canting pemompa minyak sehingga menimbulkan api.
Baca: Tampak Biasa, Harga Case Handphone Raffi Ahmad Ini Seharga dengan HP Xiaomi Mi 6
3. Tanggapan Pihak Polsek dan DLH Batanghari
Kebakaran sumur ilegal driling dibenarkan oleh Polsek Bajubang dan Dinas Lingkungan Hidup Batanghari.
Dikatakan Kapolsek Bajubang, AKP Amin Nasution melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut, dirinya mendapat laporan dari warga pada hari Rabu (18/7) sekira pukul 15.00 wib, telah terjadi kebakaran bak minyak ilegal di RT 08 Dusun Lamenteras Desa Pompa Air kecamatan Bajubang.
"Berdasarkan keterangan warga, kebakaran terjadi dikarenakan adanya gesekan katrol yang berputar kelaharnya habis jadi gesekan besi sama besi makannya jadi percikan api," ujarnya.
Dirinya juga membenarkan lokasi terjadinya kebakaran tersebut berada di tengah kebun sawit dan jauh dari pemukiman warga.