Berita Palembang

Ini Nama Dua Jemaah Embarkasi Palembang Kloter 2 yang Ditunda Keberangkatannya

Jemaah kloter 2 asal Kabupaten OKU Selatan dan Kota Palembang sudah diberangkatkan, Kamis (19/7/2018) dini hari.

Ini Nama Dua Jemaah Embarkasi Palembang Kloter 2 yang Ditunda Keberangkatannya
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Beberapa jemaah haji embarkasi Palembang saat berada di Asrama haji Palembang, Kamis (19/7/2018) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jemaah kloter 2 asal Kabupaten OKU Selatan dan Kota Palembang sudah diberangkatkan, Kamis (19/7/2018) dini hari.

Kakanwil Kemenag Provinsi Sumsel, HM. Alfajri Zabidi, turut melepas 445 jemaah calon haji (JCH) kloter 2 Embarkasi Palembang di Aula Asrama Haji, Palembang.

Kakanwil dalam arahannya berpesan agar jemaah dapat menjaga kekompakan dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah di Tanah Suci.

Tak lupa ia juga berpesan agar mereka memperhatikan kondisi kesehatan sehingga bisa beribadah secara maksimal.

“Ibadah haji merupakan ibadah fisik. Untuk itu, diperlukan kondisi fisik yang baik untuk bisa menjalaninya dengan optimal. Semoga bapak/ibu bisa meraih predikat haji mabrur,” pesan Fajri.

Ditemui usai acara pelepasan, Fajri menuturkan bahwa jemaah kloter 2 yang bisa berangkat memang hanya 445 orang, termasuk lima petugas.

Hal ini lantaran dua jemaah asal Palembang terpaksa ditunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan mereka yang tidak memungkinkan.

“Saat proses penerimaan jemaah, sebenarnya ada 447 jemaah yang masuk asrama haji Palembang."

"Namun dua jemaah akhirnya ditunda berangkat, yaitu Kori Suratmi Kasim (51) dan Sugiarto Satiman (56)."

"Kori ditunda karena sakit sedangkan Sugiarto adalah muhrim dari Kori,” jelas Fajri.

Sementara itu, Humas PPIH Embarkasi Palembang, H. Saefudin menambahkan, di kloter 2 terdapat jemaah berusia 18 tahun yang tercatat sebagai jemaah termuda, yaitu Fransiska Delvia Syamsu Heri asal Palembang.

Adapun jemaah tertua tercatat atas nama Jasiman Muhar Abdullah, asal dari OKU Selatan dengan usia 85 tahun.

“Di kloter ini juga terdapat 10 jemaah uzur yang mesti dibantu dengan kursi roda atau tongkat."

"Adapun jemaah dengan kategori resiko tinggi berjumlah 340 orang,” tutur Saefudin. (*)

===

Baca: Selalu Dibilang Awet Muda, Tak Disangka Begini Penampilan Yuni Shara 21 Tahun Lalu, Lihat Bedanya!

Baca: Gugatan Cerai Ungkap Lima Fakta Pernikahan Nikita Mirzani-Dipo Latief

Baca: 25 Menit Setelah Merampok Bidan Desa, Penjahat Bersenpi Berhasil Dilumpuhkan Polisi

Baca: Seorang Kru Film Sabrina Kerasukan, Sara Wijayanto Bongkar Reaksi Tak Terduga Luna Maya

Baca: Bibir Kamu Hitam Kaya Aspal? Begini Cara Mencerahkanya Cukup dengan 7 Bahan Murah Ini

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved