Hukum Adat Kebangsaan

Tanggal 20 Mei merupakan hari lahir organisasi Boedi Oetomo yang ditetapkan oleh Presiden Soekarno sebagai hari kebangkitan nasional.

Hukum Adat Kebangsaan
ist
Dr. Muhamad Erwin, S.H., M.Hum. 

Dr. Muhamad Erwin, S.H., M.Hum.

Dosen Politeknik Negeri Sriwijaya, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, dan STIHPADA

Pada setiap tanggal 20 Mei --merupakan hari lahir organisasi Boedi Oetomo, ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1948 di Yogyakarta sebagai hari kebangkitan nasional, yakni sebagai hari sadarnya serta bangkitnya rasa kebangsaan Indonesia.

Eksistensi kebangsaan tentulah tidak dapat dipisahkan dari masyarakatnya sendiri.

Oleh karenanya, dapat dipahami, pergerakan atas kebangsaan Indonesia itu pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari simpul nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia itu sendiri, termasuk dari corak hukum adatnya.

Hukum Adat dan Kebangsaan  Sumber pengetahuan atas hukum adat adalah terletak pada ekspresi terhadap rasa keadilan dan kepatutan masyarakat.

Hukum adat sebagai suatu sistem memiliki karakter khusus yang hanya dapat ditemukan di bumi Nusantara.

Terdapat kecendrungan di dalam hukum adat untuk merumuskan keteraturan perilaku terhadap peranan dan fungsi.

Kecendrungan tersebut bersifatkan religiusitas, kebersamaan, konkrit, dan kontan.

Religiusitas sebagai corak hukum adat diartikan sebagai suatu bentuk keyakinan masyarakat tentang adanya sesuatu yang bersifatkan sakral.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved