Berita Musi Rawas

Minimalisir Kerusakan Jalan di Musirawas, Begini Cara Bupati Mura Cegah Kendaraan Over Tonase

Salah satu penyebab cepatnya kerusakan jalan kabupaten, antara lain diduga kerap dilewati oleh kendaraan melebihi tonase (over tonase)

Minimalisir Kerusakan Jalan di Musirawas, Begini Cara Bupati Mura Cegah Kendaraan Over Tonase
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Musirawas H Hendra Gunawan saat meninjau portal yang baru dipasang diruas jalan Simpang Dangku Kecamatan Megang Sakti dan Simpang Jatun Kecamatan Muara Kelingi, Minggu (15/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Salah satu penyebab cepatnya kerusakan jalan kabupaten, antara lain diduga kerap dilewati oleh kendaraan melebihi tonase (over tonase) yang tidak sesuai dengan kapasitas kekuatan jalan.

Guna meminimalisir kerusakan jalan, Bupati Musirawas H Hendra Gunawan membuat kebijakan dengan pemasangan portal penghalang kendaraan over tonase diruas jalan kabupaten yang dibangun dengan dana APBD.

Seperti pemasangan portal pembatasan kendaraan over tonase oleh Dinas Perhubungan dan Satpol PP Musirawas yang disaksikan oleh Kepala Desa setempat, Camat dan Kapolsek Muara Kelingi diruas jalan Simpang Dangku Kecamatan Megang Sakti dan Simpang Jatun Kecamatan Muara Kelingi.

Berdasarkan keterangan yang ada pada portal itu, jalan Simpang Dangku Desa Megang Sakti II Kecamatan Megang Sakti yang menghubungkan ke Simpang Jatun Desa Mambang Kecamatan Muara Kelingi ini hanya dapat dilewati oleh kendaraan yang memiliki beban maksimal 8 ton atau tinggi kendaraan maxsimal 2,47 meter.

Selain itu juga ada pemberitahuan yang menegaskan barang siapa yang merusak portal ini akan dikenakan sanksi pidana penjara selama 2 tahun dan atau denda 50 juta berdasarkan Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan didampingi Kades dan Camat serta unsur muspika, saat meninjau portal yang baru dipasang diruas jalan Simpang Dangku Kecamatan Megang Sakti dan Simpang Jatun Kecamatan Muara Kelingi, Minggu (15/7/2018) menyatakan, alasan mendasar diberlakukannya pemasangan portal ini untuk meminimalisir kerusakan jalan.

Diharapkan, dengan adanya pembatasan kendaraan over tonase dengan pemasangan portal, maka infrastruktur jalan daerah yang dibangun dengan menggunakan dana APBD dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dan dapat bertahan dalam waktu lama.

Karena selama ini, pemerintah daerah setiap tahun terus menganggarkan dana untuk infrastruktur jala, namun setelah ditingkatkan atau diperbaiki, tak lama jalan tersebut kembali rusakan. Dari hasil pantauan dan laporan, kerusakan jalan ini diduga diakibatkan sebagain besar oleh kendaraan besar dan memiliki muatan yang melebihi kekuatan jalan atau over tonase.

"Jika terus dibiarkan, maka persoalan jalan ini tidak pernah selesai dan anggaran daerah akan terus habis untuk bidang ini. sementara ada sebagian daerah lainnya yang masih membutuhkan peningkatan jalan," kata H Hendra Gunawan.

Sebab itu kata bupati, pihaknya berinisiatif untuk melakukan pembatasan muatan kendaraan melalui portal ini, sehingga kepentingan seluruh masyarakat dapat terpenuhi.

Kepada masyarakat yang memiliki usaha jual beli sawit atau perkebunan sawit, bupati mengharapkan agar dapat mengangkut hasil buminya sesuai dengan kekuatan jalan sehingga jalan ini terus dapat dilalui dengan nyaman dan lancar.

Baca: Akan Maju ke Pileg 2019, KPU Tegaskan Kepala Daerah Segera Mengundurkan Diri Hingga Tanggal Ini

Baca: Rumah Tua Ini Dijual Dengan Harga Rp 70 Miliar, Beginilah Bentuknya

Baca: Tukang Becak se-Kota Palembang Geruduk Kantor Gubernur, Tuntut Ini Saat Asian Games 2018

Baca: Asian Games 2018 Pengembangan Bandara SMB II Palembang Dipastikan Rampung

Baca: Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SMAN 3 Lahat Minta Ganti Kepsek

Baca: Masih Tertahan di Jakarta, Manajemen SFC Lakukan Ini Agar Tetap Bisa Bertanding di 2 Laga Ini

Baca: Siapkan Dokumennya Sekarang Juga, Ini Jadwal Penerimaan CPNS 2018

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved