Berita Muaraenim

Begal Antar Kabupaten Tewas Ditembak di Muaraenim

Resedivis kambuhan, Pajar Jayadi alias Adi alias Adi Garong alias Adi Gareng (29) warga Palembang, tersangka begal tewas ditembak.

Begal Antar Kabupaten Tewas Ditembak di Muaraenim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak tersangka begal yang tewas ditembak petugas Reskrim Polres Muaraenim saat di semayamkan di kamar mayat RSUD Muaraenim, Senin (16/7). 

Laporan wartwan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --Resedivis kambuhan, Pajar Jayadi alias Adi alias Adi Garong alias Adi Gareng (29) warga Palembang, yang merupakan begal antar Kabupaten dan Kota di Sumsel, tewas ditembak karena melawan petugas saat akan ditangkap di Jalan Lingkar Kota Muaraenim, Senin (16/7/2018) sekitar pukul 13.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, bahwa penangkapan tersangka bermula dari beberapa laporan korban yang terkena aksi kejahatan begal dan jambret di Muaraenim.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan, dan diketahui jika pelakunya adalah tersangka yang merupakan resedivis dan terlibat beberapa aksi kejahatan baik di Palembang, OKU dan Muaraenim.

Kemudian petugas melakukan pencarian, dan diketahui jika pelaku terlihat sedang berada di jalan lingkar kota Muaraenim bersama teman-temannya.

Lalu petugas meminta pelaku menyerahkan diri sambil meminta senjata tajam, namun ternyata pelaku melawan dengan berusaha menusuk petugas.

Kemudian petugas memberikan tembakan peringatan dua kali, tetapi pelaku tetap melawan sehingga terpaksa menembak satu kali ke pelaku dan mengenai dada kiri pelaku hingga meninggal dunia.

Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Afner yang didampingi Wakapolres Kompol Ari Sudrajat, tersangka adalah spesialis begal (nodong dan jambret), yang merupakan resedivis begal.

Dalam melakukan aksinya tersangka bisa sendiri-sendiri, juga bisa berkelompok baik menggunakan roda dua dan roda empat.

Dan dalam menjalankan aksinya tersangka tidak segan-segan menyakiti korbannya hingga sampai ada yang meninggal dunia. Dari laporan yang masuk sedikitnya sudah ada enam korban, bahkan satu diantaranya meninggal dunia.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, satu buah badik yang bagian punggungnya berbentuk gergaji, satu unit HP F1 dan kotaknya warna Gold, satu unit HP F5, satu unit HP Vivo Y53, dan satu buah HP merk Redmi Note 5A, dan satu unit mobil minibus.

Kapolres menghimbau kepada para pelaku kejahatan terutama begal yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri, sebab pihaknya akan bertindak tegas.

Apalagi menjelang Asian Games, tentu keamanan dan kenyamanan para turis dan atlit harus dijaga jangan sampai membuat citra buruk Indonesia terutama Palembang dimata dunia.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help