Asian Games 2018

Bonus Terbesar dalam Sejarah Menanti Atlet Peraih Emas Asian Games 2018, Targetkan Masuk 10 Besar

Bonus pada perhelatan kali ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Asian Games sebelumnya.

Bonus Terbesar dalam Sejarah Menanti Atlet Peraih Emas Asian Games 2018, Targetkan Masuk 10 Besar
SRIPOKU.COM/RESHA
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat memberi kata sambutan di Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegaskan jika Indonesia ditarget untuk menduduki posisi minimal 10 besar dalam Asian Games 2018 nanti.

"Karena di Asian Games lalu (2014) kita urutan 17. Target kita harus masuk 10 besar dan syukur-syukur bisa masuk ke 8 besar. Hitung-hitungannya ada," ungkapnya usai membuka Kejuaraan Perahu Naga Piala Presiden 2018 di Venue Dayung Jakabaring Sport City (JSC) Sabtu (14/7/2018). 

Guna merealisasikan target tersebut pemerintah menjanjikan bonus untuk peraih medali emas di ajang Asian Games 2018 yang akan berlangsung Agustus mendatang.

Bonus pada perhelatan kali ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Asian Games sebelumnya.

Baca: Pawai Obor Asian Games 2018 Bakal Tempuh Jarak 18.000Km Melintasi 58 Kota di Indonesia

"Ini bonus terbesar sepanjang sejarah Asian Games. Minimal Rp. 1,5 Miliar bagi peraih medali emas, kemudian diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil dan mendapat bonus rumah bagi peraih medali emas," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI) Imam Nahrawi.

Berbeda dengan Asian Games 2014 lalu, peraih medali emas diganjar Rp. 250 juta. Hal ini untuk memacu motivasi atlet agar lebih bersemangat saat bertarung di multi-event olahraga empat tahunan itu.

Baca: Usai Persiapan Matang, Pencak Silat Optimis Juara Umum di Asian Games 2018

Imam menambahkan, cabang olahraga (cabor) diunggulkan untuk mendulang medali emas sudah mulai dipatok target. Seperti Dayung yang ditarget 2 emas, Panjat Tebing, Skate Board dan lain-lain.

Ia melanjutkan, saat ini para atlet yang masuk dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebagian masih berada di luar negeri. Mereka melawat ke luar dalam rangka program Training Camp dan Try Out ke beberapa negara yang dianggap bisa menjadi tempat untuk menjajal hasil latihannya selama ini.

"Tapi sebagian sudah mulai bergerak, termasuk cabang olahraga yang ada di Palembang ini sudah mulai memanfaatkan venue yang ada," jelasnya.

Baca: H-7 Asian Games 2018 Bus Kota Dilarang Beroperasi di Palembang

Baca: Didaulat Sebagai Pembawa Obor Asian Games 2018, Dian Sastrowardoyo Jalani Latihan Ekstra Ketat

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help