Berita OKU

Sektor Industri Pengolahan akan Mendominasi PDRB OKU

Diperkirakan dalam beberapa tahunn kedepan sektor industri pengolahan akan mendominasi pembentukan PDRB OKU.

Sektor Industri Pengolahan akan  Mendominasi PDRB OKU
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU Ir Budiriyanto, MAP pimpin briefing survei Industri Mikro dan Kecil (IMK) Tahunan di ruang rapat BPS Kabupaten OKU, Kamis (12/7). 

Laporan wartawan sripku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA--Peran sektor industri pengolahan masih cukup penting di Kabupaten OKU. Diperkirakan dalam beberapa tahun kedepan sektor industri pengolahan akan mendominasi pembentukan PDRB OKU. 

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU,  Ir. Budiriyanto, MAP pada pembukaan briefing survei Industri Mikro dan Kecil (IMK)  Tahunan di ruang rapat BPS Kabupaten OKU,  Kamis (12/7).

Kegiatan diikuti  oleh 18 petugas lapangan dengan nara sumber Kasi Statitistik Produksi Awaluddin Saputra, SST. Lebih jauh Budi menjelaksan,  pada tahun 2017 pertumbuhan ekonomi sektor ini sebesar 9,83 persen menempati urutan kedua setelah sektor penyediaan akomodasi dan makanan minum dengan angka pertumbuhan sebesar 10,50 persen.

Sementara kontribusi sektor industri pengolahan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB)  juga relatif cukup tinggi yakni sebesar 17,61 persen menempati urutan kedua setelah sektor pertanian,  kehutanan dan perikanan.

Bila melihat pola kontribusi setiap sektor dalam PDRB Kabupaten OKU  diperkirakan dalam beberapa tahunn kedepan sektor industri pengolahan akan mendominasi pembentukan PDRB OKU. 

Menurut Budiriyanto,  Industrialisasi tidak saja melahirlam perusahaan skala besar dan sedang dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 20 orang yang sering disebut sebagai Industri Mikro dan Kecil (IMK).

Kemunculan IMK tidak saja karena faktor industrialisasi semata,  tetapi juga faktor multiplier effect seiring pertumbuhan industri pengolahan skala besar dan sedang. 

Sektor industri pengolahan secara umum diyakini mampu menjadi motor penggerak perekonomian nasional.

Hal ini terkait dengan sektor industri pengolahan yang memiliki keterkaitan (linkage) antar sektor maupun intra sektor.

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help