Kasus Kepemilikan Senpi dan Satwa Langka, Aa Gatot Divonis 1 Tahun Penjara

Terdakwa Gatot Brajamusti alias Aa Gatot divonis 1 tahun penjara dalam kasus kepemilikan senjata api dan satwa langka.

Kasus Kepemilikan Senpi dan Satwa Langka, Aa Gatot Divonis 1 Tahun Penjara
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Suasana sidang pembacaan putusan untuk terdakwa Gatot Brajamusti alias Aa Gatot dalam kasus kepemilikan senjata api dan satwa langka di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018). Gatot tidak hadir karena sakit stroke. 

SRIPOKU.COM -- Terdakwa Gatot Brajamusti alias Aa Gatot divonis 1 tahun penjara dalam kasus kepemilikan senjata api dan satwa langka.

Sidang pembacaan putusan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) sore. Sidang itu digelar tanpa dihadiri Gatot yang sakit stroke.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa (Gatot) dengan pidana penjara selama 1 tahun," ujar Hakim Ketua Achmad Guntur, membacakan surat putusan, Kamis.

Majelis hakim menilai, Gatot melanggar Pasal 21 Ayat 2 Huruf A Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, karena memiliki satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Selain itu, Gatot juga dinilai melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, karena memiliki senjata api.

Vonis terhadap Gatot lebih rendah dari tuntutan jaksa, yang menuntut Gatot dengan hukuman tiga tahun penjara dan membayar denda Rp 10 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Aa Gatot Divonis 1 Tahun Penjara atas Kepemilikan Senpi dan Satwa Langka

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help