Berita Palembang

Harga Meroket, Telur dan Ayam Tetap Jadi Primadona Meski Mengurangi Jumlah Konsumsi

Kenaikan harga telur dipasaran kian meroket ke angka Rp 25.000 per kilogram, meski demikian bahan pokok ini tetap menjadi primadona

Harga Meroket, Telur dan Ayam Tetap Jadi Primadona Meski Mengurangi Jumlah Konsumsi
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Padang Selasa, Bukit Besar Palembang, Kamis (12/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kenaikan harga telur dipasaran kian meroket ke angka Rp 25.000 per kilogram, meski demikian bahan pokok ini tetap menjadi primadona dan tetap diburu pembeli.

Sebelumnya pada pekan lalu harga telur masih berada di kondisi normal yaitu pada kisaran Rp 20.000.

Siti (37) misalnya, meskipun mengeluhkan kenaikan harga jual yang naik hingga 25 persen di Pasar Padang Selasa Palembang, ia membelinya untuk kebutuhan rumah tangga namun mengurangi kuantitas pembelian.

"Naiknya lumayan tinggi, jadi untuk kebutuhan sehari-hari agak dikurangi. Biasa beli 1 kg sekarang beli separuhnya saja untuk dikonsumsi," ujarnya, Kamis (12/7/2018).

Baca: Pastikan Keamanan Makanan Saat Asian Games, Ini Yang Dilakukan BPOM RI di Sentra Kuliner Palembang

Hal serupa juga dialami oleh Nur (50) yang juga menjalankan bisnis warung makan di kawasan Kenten.

Salah satu pembeli telur di Pasar Padang Selasa, Bukit Besar Palembang, Kamis (12/7/2018).
Salah satu pembeli telur di Pasar Padang Selasa, Bukit Besar Palembang, Kamis (12/7/2018). (SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI)

Dia mengaku kaget saat mengetahui kenaikan harga telur di Pasar Perumnas.

Menurutnya jika dibandingkan beberapa hari yang lalu harga telur masih stabil di harga Rp 22.000.

Tak punya pilihan, dia pun mau tidak mau dia tetap membelinya sebagai bahan tambahan di usaha warung makannya.

Baca: Terjadi Kecelakaan di Punti Kayu, Satu Wanita Tewas Terjepit saat Mobil Hendak Mundur

"Kalau untuk jualan ya tetap beli seperti biasa, tidak ada perubahan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help