Berita Palembang

Begini Dampak Sungai Musi Akibat Penambang Pasir Ilegal

Menurut Ian, tambang pasir ilegal beroperasi tanpa memperhatikan prosedur yang baku sehingga pasti akan

Begini Dampak Sungai Musi  Akibat Penambang Pasir Ilegal
SRIPOKU.COM/ Yandi Triansyah
TAMBANG PASIR ILEGAL 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Pengamat Lingkungan dari Universitas Sriwijaya Dr Ian Kurniawan ikut mengomentari kegiatan tambang liar yang terus marak.

Menurut Ian, tambang pasir ilegal beroperasi tanpa memperhatikan prosedur yang baku sehingga pasti akan berdampak negatif bagi lingkungan.

Dampak negatif yang dimaksud bisa menyebabkan perubahan bentang alam dalam waktu yang panjang, sedangkan dalam waktu singkat akan menyebabkan sedimentasi akibat erosi serta mempengaruhi kualitas perairan daerah pesisir.

"Erosi dan kualitas perairan bisa terganggu," kata Ian, Kamis (12/7/2018) saat dihubungi.

Tetapi kata dia, yang paling berbahaya dari aktivitas tambang liar itu mengancam keanekaragaman biologis di perairan sungai karena eksploitasi pasir secara berlebihan akan membuat sungai semakin dalam.

"Pasir tiap hari diambil ratusan bahkan ribuan kubik membuat sungai dalam, "katanya.

Dampak turunan lainnya kata dia, akan mengakibatkan longsor di daerah kawasan pinggiran sungai karena terbatasnya dataran di sepanjang sungai.

" Bisa longsor juga ya, kurangnya dataran sungai akibat penambangan, "katanya.

salah satu cara dilakukan untuk meminalisir dampak tadi harus dilakukan pemetaan oleh instansi terkait mengenai wilayah atau zona yang diperbolehkan untuk ditambang.

Setiap lokasi perlu di analisis daya dukung lingkungannya.

" Pasti akan berbeda beda setiap lokasi, karena daya dukung lingkungan dipengaruhi oleh zona awal lingkungan, "katanya.

Pembatasan eksploitasi untuk setiap perusahaan tambang legal juga bisa menjadi solusi.

Apabila daya dukung lingkungan sudah tidak seimbang maka sebaiknya dihentikan dan dialihkan ke daerah lain.

" Setiap waktu selalu di cek apakah di sekitar lokasi sudah ada dampak dan sebagainya. Jika ada maka dihentikan segera, "katanya

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved