Home »

Video

News Video Sripo

Bisnis Menggiurkan Dari Dalam Sungai Musi Penambang Liar Ancam Ekosistem Sungai

" Kami disini hanya pekerja, kapal dan peralatan tongkang ada pemiliknya, "katanya. Saat ditanya soal izin, para penambang ini kaget.

Sementara itu, Kabag Perizinan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Sumsel, Alibudin mengatakan, untuk wilayah Musi II hingga ke perbatasan Banyuasin hingga ke Muaraenim pemegang izin ya perusahaan Panji Mahakarya (PMK).

Sejak November 2017 PT Panji Mahakarya diberikan izin oleh Pemerintah Provinsi Sumsel menggenai usaha pertambangan operasi produksi pasir. Melalui izin Nomor 513/DPMPTSP. V /XI/2017

Perusahaan ini bisa melakukan aktivitas penambangan dari titik koordinat dari kawasan sebelum daerah Musi II hingga ke Kawasan Muaraenim seluas 1.999 hektar.

"Jadi kalau ada aktivitas penambangan pasir di luar dari perusahaan PMK maka itu Ilegal, "katanya.

Sebagai perusahaan yang mengantongi izin, pihaknya meminta untuk perusahaan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang melakukan tambang di wilayah mereka.

" Perusahaan mengajak mereka untuk bersama sama melakukan penambangan. Sehingga tak ada lagi praktek ilegal, "katanya.

Ia juga heran kepada para penambang pasir ilegal ini tak mau mengurus izin.

Padahal ia mengaku urus izin tak terlalu sulit hanya cukup mengurus administrasi kepada pihaknya.

Pertama kata dia, perusahaan atau perorangan lebih mengajukan izin eksplorasi.

Selanjutnya pe Izin Lingkungan,  izin yang diberikan pihaknya kepada setiap orang yang melakukan usaha dan atau kegiatan yang wajib AMDAL atau UKL UPLdalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

Halaman
1234
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help