Berita Palembang

Pembunuh Sadis di Palembang Ini Akhirnya Diringkus, Ini Motif, Kronologi & Ancaman Hukumannya

Kepolisian Mapolresta Palembang melalui tim Pidana Umum (Pidum) berhasil meringkus pelaku perampokan sadis bernama Debi Sastra (33)

Pembunuh Sadis di Palembang Ini Akhirnya Diringkus, Ini Motif, Kronologi & Ancaman Hukumannya
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Pelaku Perampokan sadis, saat dilumpuhkan oleh pihak kepolisian Mapolresta Palembang, Selasa (10/7). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kepolisian Mapolresta Palembang melalui tim Pidana Umum (Pidum) berhasil meringkus pelaku perampokan sadis bernama Debi Sastra (33) warga Jalan Gotong Royong Lr Idaman No 25 RT 34 RW 09 Palembang, ditempat pelariannya, di Payaraman, Ogan Ilir, Selasa (10/7).

Debi yang merupakan seorang residivis tega merampok sekaligus membacok korbannya yang merupakan wanita paruh baya bernama Hj Nurzainah (66) pada Minggu, (11/6/2018).

Ketika itu Nur baru selesai melakukan sholat di rumahnya di Jalan Way Hitam Komplek Musi 7 Blok S2 Kelurahan Siring Agung Kecamatan IB I Palembang.

Dari data yang dihimpun Debi melakukan aksinya sendirian dengan modal parang milik korban yang ada di dalam gudang.

Debi yang sebelumnya pernah bekerja memperbaiki rumah milik korban, sudah paham letak rumah yang ia satroni.

"Aku waktu itu masuk rumah korban sehabis isya sekitar jam setengah 8. Masuknya dari tembok samping dengan memanjat. Dari situ, saya membongkar gudang yang berada diluar dan mengambil parang yang ada," beber Debi yang menahan sakit setelah ditembak pihak kepolisian dibagian kaki kiri sebanyak 2 lobang dan kaki kanan 1 lobang, karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Setelah mendapat senjata untuk membongkar pintu, Debi mendongkel pintu trali yang berada di samping rumah dengan parang tersebut. Dirinya yang melakukan aksi sendirian langsung masuk ke kamar tempat korban berada.

"Saat saya masuk ke dalam rumah langsung masuk ke dalam kamar yang ada korban. Saat itu korban berteriak minta tolong. Saya yang kaget langsung menebaskan parang kearah kening korban. Padahal korban baru mau buka mukenah. Saya bacok sebanyak 4 kali," ungkapnya.

Ditengah korban yang tak berdaya, Debi langsung mencari barang berharga yang ada di rumah tersebut dan mengambil uang sebesar Rp 5.5 juta dan hp Samsung J2 milik korban.

Halaman
12
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help