Jadi Pawang Buaya, Wanita 50 Tahun Bantu Pencarian Remaja yang Diserang Buaya di Sungai Rengit

Setelah tiba di lokasi, perempuan paruh baya itu langsung duduk di pinggir aliran sungai sembari melakukan ritual untuk memanggil buaya itu.

Jadi Pawang Buaya, Wanita 50 Tahun Bantu Pencarian Remaja yang Diserang Buaya di Sungai Rengit
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Masyarakat Desa sungai Rengit sedang menanti kemunculan buaya muara yang dikabarkan memakan manusia, Senin (9/7/2018). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Pihak Kepolisian Polres Banyuasin serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini masih memburu buaya muara yang menerkam Alif (15) di kawasan aliran sungai areal wilayah PT. KAM Blok C, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (9/7/2018).

Bahkan, untuk mencari tubuh pemancing yang dibawa buaya muara itu, seorang pawang buaya bernama Ernawati (50) ikut diturunkan dalam proses pencarian.

Dilansir dari Kompas.com, Ernawati diketahui adalah pawang buaya yang sering dipanggil di kawasan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan.

Setelah tiba di lokasi, perempuan paruh baya itu langsung duduk di pinggir aliran sungai sembari melakukan ritual untuk memanggil buaya itu.

Namun, hingga sore jenazah Alif belum juga kunjung ditemukan.

Masyarakat Desa sungai Rengit sedang menanti kemunculan buaya muara yang dikabarkan memakan manusia, Senin (9/7/2018).
Masyarakat Desa sungai Rengit sedang menanti kemunculan buaya muara yang dikabarkan memakan manusia, Senin (9/7/2018). (SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN)

===

Petugas gabungan pun masih berjibaku mencari keberadaan buaya tersebut.

Kapolres Banyuasin, AKBP Surya Markus Pinem mengatakan, saat Alif diterkam, buaya itu sempat muncul ke atas permukaan membawa tubuh korban.

Namun, warga yang pada malam kemarin tidak memiliki senjata tak dapat berbuat banyak hingga tubuh korban kembali dibawa ke dalam sungai.

“Sekarang proses pencarian masih berlanjut, untuk menyisir aliran sungai,” kata Surya.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved