Berita Ogan Ilir

Todong Pelajar Pakai Pisau, Dua Pemuda Indralaya Selatan Ini Ditangkap Polisi

Lalu lanjut Kapolres, kedua tersangka datang menghampiri korban dan langsung menodongkan sajam jenis pisau.

Todong Pelajar Pakai Pisau, Dua Pemuda Indralaya Selatan Ini Ditangkap Polisi
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Kedua pelaku curas yakni Iskandar dan Sudirman saat diamankan tim Serigala Sat Reskrim Polres Ogan Ilir. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Tim Serigala Sat Reskrim Polres Ogan Ilir (OI), berhasil membekuk dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang terakhir kali pada Sabtu (7/7) pukul 15.30 di Desa Tanjung Lubuk Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir.

Pelaku berhasil menjalankan aksi kejahatan terhadap korban Gilang Kristianto (16) pelajar warga Desa Mandi Angin Kecamatan Indralaya Selatan.

Korban terpaksa menyerahkan satu unit ponsel Android merk Oppo A37 warna Gold miliknya dibawah ancaman senjata tajam (jenis) pisau oleh kedua pelaku.

Namun kurang dari 1 x 24 jam usai menjalankan aksi kejahatannya, pelaku yakni Iskandar (19) dan Sudirman (19) keduanya warga Desa Ulak Segelung Indralaya Selatan berhasil dibekuk aparat Kepolisian.

Kedua tersangka berhasil dibekuk petugas pada Sabtu sore (17/7) pukul 17.30 ketika sedang berada di dekat kantor Desa Tebing Gerinting Indralaya Selatan.

Akhirnya, bersama barang bukti berupa satu buah ponsel android merk Oppo A37 warna gold hasil rampasan, satu buah sepeda motor jenis Honda Supra warna hitam bernopol BG 6843 TD, sebilah sajam jenis pisau, kedua tersangka langsung digelandang menuju ruang penyidik Sat Reskrim Polres OI.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIk MH didampingi Kasubbag Humas AKP Zainalsyah mengungkapkan, modus kejahatan yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut yakni dengan cara terlebih mengincar sasaran calon korbannya yang pada saat itu sedang duduk-duduk santai sembari memainkan ponsel Android.

Lalu lanjut Kapolres, kedua tersangka datang menghampiri korban dan langsung menodongkan sajam jenis pisau.

"Akibatnya korban ketakutan dan terpaksa merelakan ponsel miliknya untuk diserahkan kepada pelaku," terang Kapolres, Minggu (8/7).

Usai mendapatkan ponsel, kedua pelaku langsung lari dan korban melapor ke polisi. Usai menerima informasi dari korban, petugas Kepolisian langsung melakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku tersebut.

"Saat dilakukan penyelidikkan, didapatlah kedua pelaku yang pada saat itu sedang berada di dekat kantor Desa Tebing Gerinting. Akhirnya kedua tersangka berhasil disergap dan dicokok tanpa perlawanan," jelas Kapolres seraya menyebut guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, kini kedua tersangka bersama barang bukti telah dibawa ke ruang penyidik Sat Reskrim Polres OI. (cr7)

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved