Para Calon Mahasiswa Unsri Verifikasi SBMPTN, Orangtua Ikut Sibuk Temani Sang Anak

Sebanyak 2.515 peserta harus melakukan verifikasi di Aula Graha Sriwijaya Unsri Bukit Besar Palembang

Para Calon Mahasiswa Unsri Verifikasi SBMPTN, Orangtua Ikut Sibuk Temani Sang Anak
SRIPOKU.COM/YULIANI
Beberapa orangtua calon mahasiswa saat menemani anaknya melakukan verifikasi SBMPTN, di Aula Graha Sriwijaya Unsri Bukit Besar Palembang, Kamis (5/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meskipun dinyatakan lolos dalam pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) beberapa waktu lalu, sebanyak 2.515 peserta harus melakukan verifikasi di Aula Graha Sriwijaya Unsri Bukit Besar Palembang, Kamis (5/7/2018).

Bersama orangtuanya, para calon mahasiswa (cama) ini akan melakukan verifikasi nilai rapor dan bernegosiasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai dengan prodi yang diambil.

Pantauan Sripoku.com, sejak pukul 07.00 WIB ratusan cama tersebut sudah berkumpul di bawah tenda yang sudah dipersiapkan panitia.

Baca: Calon Mahasiswa Unsri Mulai Negosiasi UKT. Berikut Rinciannya

Baca: Lima Suara Ledakan Terdengar di Kawasan Padat Penduduk di Pogar Bangil Pasuruan

Lalu satu per satu nama mereka dipanggil masuk sesuai fakultas untuk memulai verifikasi.

Peserta juga sengaja mengajak wali maupun orangtua mereka untuk melakukan negosiasi UKT tersebut di Gedung Graha Sriwijaya Bukit Besar.

Perjuangan orangtua untuk menggiring buah hatinya belajar hingga ke jenjang akademik perguruan tinggi memang selalu tanpa pamrih.

Saat mengetahui sang anak lolos di PTN saja bukan main senangnya.

Seperti itulah suasana gembira yang terpancar pada wajah wali maupun orangtua cama yang dinyatakan lolos SNMPTN 2017.

Baca: Gubernur Sumsel Alex Noerdin Yakin Unsri Segera Menjadi World Class University

Baca: Gagal SBMPTN? Unsri Buka Pendaftaran Jalur USM, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bahkan beberapa orangtua sudah jauh-jauh hari menunggu verifikasi hari ini karena takut kelewatan.

Seperti yang dilakukan Trisno, warga Lubuklinggau ini datang bersama putrinya yang lolos manajemen sejak kemarin.

"Sudah dari pagi menunggu, sampai sekarang masih antre. Ya namanya juga banyak, jadi sabar saja," ujarnya.

Hal serupa juga dialami Neni, yang mana putri bungsunya lolos Fakultas Hukum Unsri.

Wanita asal Bengkulu yang sehari-hari berdagang sayur ini rela tidak berjualan selama beberapa hari demi menemani anaknya ke Palembang hanya untuk melakukan verifikasi.

"Sudah lolos saja Alhamdulillah, karena masuk PTN itu bukan mudah," jelasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help