Asian Games 2018
Jelang Asian Games 2018 BBPOM Palembang Stikerisasi Pangan Semua PKL di Kawasan JSC
Hal tersebut dilakukan agar para pengunjung serta wisatawan baik lokal maupun mancanegara terbebas dari makanan yang mengandung bahan berbahaya.
Penulis: Reigan Riangga | Editor: Ahmad Sadam Husen
Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Menjelang pelaksanaan pesta olahraga akbar negara se asia, yakni Asian Games 2018 di Palembang, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang telah melakukan stikerisasi pangan aman kepada seluruh tenant serta pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jakabaring Sport Centre (JSC) Palembang.
Hal tersebut dilakukan agar para pengunjung serta wisatawan baik lokal maupun mancanegara terbebas dari makanan yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan formalin.
"Jadi, kami menargetkan hingga akhir Bulan Juli nanti sudah selesai semua dilakukan stikerisasi pangan aman di 270 PKL dan 47 restoran atau tenant," ungkap Kepala Balai BPOM Palembang, Dewi Prawitasari, Rabu (4/7/2018).
===
Dewi mengatakan, pemetaan kuliner di Kota Palembang sebanyak 270 PKL dan 47 restoran, antara lain komplek JSC Palembang dan sekitarnya, sepanjang Jalan Ahmad Yani Plaju, Jalan KH. Wahid Hasyim Kertapati, kuliner tepian sungai Musi, Kampung Pempek 26 Ilir, Lorong Basah Night Culinary Market serta restoran-restoran kemudian toko penjual pempek.
"Kita tetap melakukan pemantauan, kalau kedepan ditemukan bahan berbahaya, maka stiker dibuka."
"Bagi yang belum mendapatkan stiker bisa mengajukan stitikerisasi kepada Balai BPOM Palembang," jelasnya.
Balai BPOM Palembang, lanjut Dewi, hingga saat ini telah melakukan stikerisasi pangan aman di 20 tenan PKL di Kampung Pempek 26 Ilir dan 48 PKL di Lorong Basah Night Culinary Market.
”Pemeriksaan keamanan Ppangan terhadap produk yang dijual dengan menggunakan test kit Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanil Yellow,” ujarnya.

===
Stikerisasi pangan aman ini ditujukan untuk pedagang kuliner di beberapa titik di Kota Palembang, dimana sebelumnya terlebih dahulu diawali dengan penempelan stiker secara simbolis oleh Sekda Provinsi Sumatera Selatan di Kampung Sentra Pempek 26 llir pada Senin (25/6/2018).
Penempelan stiker ini dilakukan terhadap lebih kurang 20 tenant pempek dan mie celor di lokasi tersebut.
Selanjutnya, stikerisasi Pangan Aman kembali dilakukan pada Minggu (1/7/2018) malam, di Lorong Basah Night Culinary Market, sedikitnya lebih kurang 48 tenant yang menjual kuliner khas Palembang dan kuliner lainnya ditempeli stiker Keamanan Pangan Aman oleh BBPOM di Palembang.
”Stikerisasi Pangan Aman ini akan dilanjutkan ke seluruh sarana yang telah dipetakan,” katanya.