Pemkab Muaraenim Fasilitasi 75 Orang Warga Operasi Katarak Gratis

Sebanyak 75 warga Kabupaten Muaraenim yang menderita Katarak di operasi secara gratis di RSUD Pratama Gelumbang, Senin (2/7/2018).

Pemkab Muaraenim Fasilitasi 75 Orang Warga Operasi Katarak Gratis
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Sebanyak 75 warga Kabupaten Muaraenim yang menderita Katarak di operasi secara gratis di RSUD Pratama Gelumbang, Senin (2/7).

Laporan waratawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Sebanyak 75 warga Kabupaten Muaraenim yang menderita Katarak di operasi secara gratis di RSUD Pratama Gelumbang, Senin (2/7/2018).

Bupati Muaraenim yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Teguh Jaya, moto Pemkab Muaraenim adalah SMAS yang salah satunya adalah kesehatan yakni melakukan operasi Katarak. Di Indoenesia 1,5 persen, yang menderita Katarak.

Meminta kepada Lurah/Kades dan Camat, untuk mendata penderita penyakit Katarak sehingga bisa dianggarkan.
"Rt, RW, Kades/Lurah harus peka melakukan pendataan, jika ada yang menderita Katarak, gangguan kejiwaan dan lain-lain," ujarnya.

Kadinkes Muaraenim Vivi Maryani, dari data yang dihimpun di Dinkes Muaraenim, hingga Mei 2018, tercatat sedikitnya 200 warga di Kabupaten Muaraenim yang terdeteksi menderita katarak. Dan jika tidak ditangani secara cepat akan bisa berakibat fatal hingga kebutaan.

Dikatakan Vivi, bahwa penyakit katarak banyak terjadi di negara-negara yang berkembang, seperti di Indonesia. Penyakit katarak ini termasuk penyakit yang mempunyai andil kebutaan tertinggi yakni sekitar 1,5 persen dari jumlah penderita.

Adapun ciri-ciri mata yang menderita Katarak diantaranya penglihatan menurun secara perlahan-lahan, mudah silau dan sering berganti kaca mata namun masih kurang jelas.

Dan jika katarak sudah sangat keruh, maka penglihatan lama-lama akan semakin menurun dan bisa berujung pada kebutaan.

"Operasi ini dilaksanakan dua hari dari tanggal 2-3 Juli 2018,' ujarnya.

Dikatakan Vivi, untuk menekan angka kebutaan yang disebabkan oleh katarak, pihaknya menggelar operasi Katarak gratis yang dilaksanakan di Rumah Sakit Pratama Gelumbang.

Dari 200 penderita Katarak akan menjadi target kita, sebanyak 75 orang yang baru bisa dioperasi, selebihnya kondisi matanya belum matur atau belum siap untuk di operasi, dan akan dilakukan operasi pada tahun depan.

Dan untuk yang akan dioperasi, akan kita priopritaskan adalah penderita katarak yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga jika matanya sudah di operasi, mereka dapat kembali beraktifitas seperti biasanya, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Baca: Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto Jagokan 2 Negara Ini Melaju ke Final Piala Dunia 2018

Baca: Bingung Soal Sistem Zonasi dan Rayonisasi PPDB SMP? Begini Penjelasan Kabid SMP Diknas Palembang

Baca: Andre Taulany Jual RX-King Kesayangannya, Bonusnya ini. . .

Baca: Terapkan Sistem Zonasi, Ratusan Calon Siswa Baru Padati SDN 157 Palembang

Baca: Gaji Pemain Sriwijaya FC Sengaja Ditunda, Manajemen Akui Kemungkinan akan Lepas Beberapa Pemain

Baca: Ijazah SMP Dipakai Untuk Bungkus Jual Cabai, Netizen Salfok pada Nilai Matematikanya

Baca: Ijazah SMP Dipakai Untuk Bungkus Jual Cabai, Netizen Salfok pada Nilai Matematikanya

Baca: Olla Ramlan Ungkap Mengapa Masih Sibuk Bekerja Meski Sudah Menikah Dengan Pengusaha Kaya

Baca: Lokomotif Hilang Sampai Atlantis Jepang, Inilah 5 Misteri Bawah Laut yang Tak Bisa Dijelaskan

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved