Berita Palembang

Gubernur Sumsel Lantik Pengurus Dewan Kesenian Sumsel Periode 2018 - 2023

Alex berharap pengurus yang telah dilantik dapat memberikan kontribusi positif untuk kesenian yang ada di Sumsel.

Gubernur Sumsel Lantik Pengurus Dewan Kesenian Sumsel Periode 2018 - 2023
SRIPOKU.COM/RESHA
Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat melantik Dewan Kesenian Sumsel Periode 2018 - 2023 di Griya Agung, Senin (25/6/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, RM Resha AU

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berharap agar kesenian dan budaya Sumsel tetap terjaga. Sebab, Sumsel masih memiliki kekayaan akan nilai seni budaya yang masih belum terumpun seluruhnya.

Setidaknya hal itu yang disampaikan kepada Dewan Kesenian Sumatera Selatan yang dilantik di Griya Agung, Sumsel Senin (25/6/2018) malam.

Apalagi ia menuturkan dengan ditunjuknya Palembang sebagai salah satu dari host Asian Games 2018, menjadikan Provinsi Sumsel komplit baik dari segi fasilitas olahraga hingga nilai seni dan budaya.

"Kita hanya sibuk mengurusi olahraga. Padahal di sisi lain, seni budaya warisan dari leluhur kita luar biasa. Luar biasa saya katakan karena begitu banyaknya," ujarnya di hadapan ratusan pelaku seni yang hadir.

Ia berharap ke depan pengurus yang telah dilantik dapat memberikan kontribusi positif untuk kesenian yang ada di Sumsel.

Sehingga Provinsi Sumsel dapat lebih dikenal luas di luar negeri karena warisan budaya yang bernilai tinggi.

"Dan semoga bisa menjaga nilai warisan dan budaya di Sumatera Selatan ini," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel telah melantik Dewan Kesenian Sumsel periode 2018 - 2023. Organisasi tersebut dipimpin oleh R.H. Syahril Eswin beserta jajaran yang ditunjuk.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat melantik Dewan Kesenian Sumsel Periode 2018 - 2023 di Griya Agung, Senin (25/6/2018). SRIPOKU.COM/RESHA
Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat melantik Dewan Kesenian Sumsel Periode 2018 - 2023 di Griya Agung, Senin (25/6/2018). SRIPOKU.COM/RESHA (SRIPOKU.COM/RESHA)

Selain itu, Alex juga memberi Penghargaan Seni kepada mantan ketua Dewan Kesenian Sumsel seperti Dr Zulhair Ali, M. Johson, dan Surono. Selain itu juga, diberikan penghargaan kepada General Manager Excelton Hotel Syahrier Arif yang telah mendukung pelaksanaan Musyarah Organisasi tersebut.

Ada juga penghargaan kepada Perguruan Tinggi yang dianggap memberikan dukungan kepada dunia seni Sumsel seperti Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Universitas PGRI Palembang, serta PHRI.

Di samping itu, beberapa media yang ada di Sumsel juga turut mendapat penghargaan atas dedikasinya dalam dunia seni dan budaya Sumsel. Tribun Sumsel merupakan satu dari beberapa media yang mendapat penghargaan tersebut.

Terakhir, yaitu penghargaan Anugerah Batanghari Sembilan kepada sembilan pelaku seni dari sembilan kategori. Yaitu Nasir (Seni Tari), Tarmizi (Seni Musik), As'ad (Seni Rupa), Zainal (Seni Sastra), Usman (Seni Film+ dan Bob (Seni Teater).

Ditambah lagi Bastari yang merupakan pelestari seni bidang Literasi, Yusman Hanif pelestari seni bidang Tradisi dan Kemas Sarifudin pelestari Sejarah. Apresiasi budaya juga diberikan kepada daerah yang dianggap berjasa seperti Lubuklinggau, OKU Selatan dan PALI. (mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved