Berita Muba

Bolos Hari Pertama Kerja, 33 ASN Muba Siap-siap Kena Sanksi

Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang lebaran 2018 ternyata masih didapati sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menambah

Bolos Hari Pertama Kerja, 33 ASN Muba Siap-siap Kena Sanksi
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Tim dari BKPSDM Muba ketika melakukan sidak dan pegecekan absensi di setiap OPD pada lingkungan Pemkab Muba. 

 Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU — Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang lebaran 2018 ternyata masih didapati sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menambah libur.

Dimana terdapat 33 ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan alias bolos kerja, sehingga bakal dikenalan sanksi sesuai aturan yang ada. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Muba, Sunaryo Yazid, mengatakan dari inpeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan terdiri dari BKPSDM, Inspektorat, dan Satpol PP ditemukan 33 orang ASN yang bolos kerja. 33 orang ASN tersebut tidak hadir tanpa keterangan setelah tim melakukan pengecekan.

“Ya, pagi tadi tim telah melakukan sidak dari sana didapati masih ada ASN yang tidak masuk kerja. 33 ASN yang tidak masuk kerja itu bolos, setelah kita melakukan pengecekan absesnsi pada Perangkat Daerah,” kata Sunaryo, Kamis (21/6/2018).

Baca: Lebaran Usai, Nobby Hijab Palembang Beri Promo Cuci Gudang Hingga Tanggal Ini 

Bagi ASN yang tidak masuk kerja bakal dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku, dimana sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tentang Disiplin PNS, dan tidak hanya itu saja, mereka akan dipotong Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 15 persen serta diinput pada Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) ASN milik KemenpanRB.

“ASN bolos pada hari pertama masuk kerja ini TPP nya dipotong, selain akan dilaporkan juga ke Kemenpan RB," ungkapnya.

Baca: Dibenci Masyarakat Karena Mengerti Persoalan Ini, Prabowo Sebut LRT Hanya Hamburkan Uang

Sebelumnya, Seketaris Daerah (Sekda) Muba, Drs Apriyadi MSi menegaskan kepada para ASN untuk tetap kembali bekerja seperti biasa setelah libur panjang. Jika masih mencoba libur siap-siap sanksi bakal diberikan kepada ASN yang mencoba melanggarnya.

“Libur panjang telah diberikan oleh pemerintah selama libur lebaran 2018 ini, jadi tidak perlu menambah libur lagi. Kita juga telah menyebarkan edaran kapan libur dan masuk, kalau masih tidak patuhi siap-siap kena sanksi,” ungkapnya. 

Baca: Diduga Ditabrak Mobil, Pot Kembang Berserakan Tengah Jalan Ganggu Pengendara di Muaraenim

Baca: ASN Pemkab OI 20 Persen Absen Hari Pertama Kerja, Sanksi Berat dan Teguran Menanti

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help