Idul Fitri 1439 H

Hindari Macet, Pemudik Balik Lebih Awal. Jalinteng OKU Timur Masih Lengang

Puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (19/6/2018) dan maupun Rabu (20/6/2018) mengingat Kamis 21 Juni 2018

Hindari Macet, Pemudik Balik Lebih Awal. Jalinteng OKU Timur Masih Lengang
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
H + 3 Idul Fitri 1439 H atau Senin (18/6/2018) situasi arus balik di jalur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Martapura, OKU Timur masih sepi. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Arus balik pada H + 3 Hari Raya Idul Fitri 1439 H di ruas jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinteng), Senin (18/6/2018) masih sepi.

Hal itu kemungkinan disebabkan karena masa libur sekolah dan cuti bersama masih cukup panjang sehingga puncak arus balik diperkirakan pada H+5.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Lantas AKP Sukamto ketika dikonfirmasi mengatakan, kondisi lalu lintas di ruas Jalinteng Martapura masih lengang.

Belum ada lonjakan volume kendaraan yang signifikan sejak beberapa hari sebelumnya.

Baca: Turuti Perintah dengan Wajah Cemberut, Bocah SD Ini Dihajar Ibu Tiri

Namun jika dibandingkan hari-hari biasa tentu tetap ada peningkatan jumlah kendaraan yang melintas.

Diperkirakan, kata dia, puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (19/6/2018) dan maupun Rabu (20/6/2018) mengingat Kamis 21 Juni 2018 sudah kembali masuk kerja.

"Kendaraan yang melintas di jalur ini sore hingga malam hari. Puncak arus balik kemungkinan akan terjadi dua hari lagi karena akan segera masuk kerja,” katanya.

Menurutnya, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, polisi dan tim gabungan terus melakukan pengamanan dengan cara melakukan patroli di sejumlah lokasi.

Selain itu dirinya juga mengimbau bagi pemudik yang sedang melakukan perjalanan balik jika merasa kelelahan di tempat beristirahat atau posko-posko yang sudah disediakan.

Baca: H+3 Idul Fitri 1439 H, Jalintim dan Jalinteng Muba Masih Lengang

"Semuanya kita persiapkan. Mulai dari lokasi istirahat, tidur duduk hingga pemeriksaan kesehatan."

"Kita harapkan agar pemudik merasa aman dan nyaman hingga melintasi kabupaten OKU Timur."

"Selain itu polisi juga memberikan pengawalan kepada pemudik yang tahu dan khawatir jika melintasi lokasi yang dinilai rawan," jelasnya.

Sementara Andika, pemudik yang berasal dari Provinsi Sumbar yang akan menuju ke Kota Jakarta ketika ditemui di rest area SPBU mengatakan, dirinya bersama sejumlah anggota keluarga dengan mengendarai tiga mobil sengaja melakukan perjalanan balik lebih awal untuk menghindari kemacetan di jalan karena saat puncak arus balik volume kendaraan mengalami peningkatan dan biasanya akan terjadi penumpukan di pelabuhan Bakauheni Lampung.

Baca: Niat Puasa Senin-Kamis, Keutamaan dan Manfaatnya Bagi Wanita Sungguh Dahsyat Ini Buktinya

Baca: Puasa Syawal Setelah Lebaran, Ini Lafaz Niat dan Tata Caranya

“Kita lebih memilih balik lebih awal karena kondisi jalan masih sepi dan menghindari terjadinya penumpukan kendaraan," katanya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved