Berita Pagaralam

Jelang Idul Fitri di Pagaralam Sejumlah Bahan Pokok Naik, Ini Daftarnya

Pada H-2 jelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, sejumlah barang yang akan menjadi kebutuhan dalam perayaan ini mengalami kenaikkan.

Jelang Idul Fitri di Pagaralam Sejumlah Bahan Pokok Naik, Ini Daftarnya
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak pedagang Daging di Pagaralam di H-2 Hari Raya Idul Fitri mulai memadati kawasan Pasar Dempo Permai, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pada H-2 jelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, sejumlah barang yang akan menjadi kebutuhan dalam perayaan ini mengalami kenaikkan. Kondisi ini biasa terjadi jika jelang perayaan hari-hari besar.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Rabu (13/6/2018) menyebutkan, beberapa kebutuhan yang mengalami kenaikkan yaitu Ayam Potong sebelumnya ayam ini harganya Rp 40.000 perkilogramnya, namun saat ini harganya menjadi Rp 45.000 perkilogram.

Kondisi yang sama terjadi pada harga ayam pramuka atau ayam petelur. Saat ini harga ayam yang biasa menjadi konsumsi masyarakat Pagaralam ini Rp45.000 perekornya padahal sebelumnya Rp40.000 perekor.

Meskipun harga ayam potong dan pramuka mengalami kenaikkan, namun tidak pada harga daging. Saat ini harga daging masih diposisi Rp120.000 perkilogram. Harga ini sama dengan harga dihari-hari sebelumnya.

Anggun (31) salah satu penjual daging di Pasar Dempo Permai mengatakan, meskipun saat ini penjual daging musiman mulai memadati kawasan Pasar Dempo Permai namun harganya masih tetap stabil.

"Ini sudah banyak pedagang daging musiman yang berjualan di pasar Dempo Permai. Namun harganya masih tidak turun atau naik masih diangka Rp120 ribu perkilogram," katanya.

Setiap tahun di Pagaralam jelang Idul Fitri akan banyak penjual daging musimam. Hal ini biasanya akan sedikit mempengaruhi harga daging. Namum hanya akan terjadi pada sore hari. Pasalnya pedagang akan menjual murah daging dagangannya.

"Besok pasti banyak sekali pedagang daging ini kak. Bukan saja di Pasar namun ditepi jalan raya juga akan banyak. Tapi harga tidak akan turun, akam tetap stabil," ujarnya.

Ismanto (56) salah satu pedagang daging musiman mengatakan, pihaknya biasanya selalu menjual daging jelang lebaran namun tahun ini tidak. Pihaknya khawatir daging tidak habis terjual.

"Takut tidak habis pak, pasalnya saat ini banyak masyarakat yang melakukan arisan daging. Jadi mereka akan memotong sapi sendiri dan tidak membeli," jelasnya.

Baca: Cuaca di Pagaralam Diprediksi Cerah Hingga Lebaran 2018

Baca: Manjakan Pengunjung Hadapi Libur Lebaran, Objek Wisata di Pagaralam Tambah Wahana Baru

Baca: BBPJN Pastikan Jembatan Endikat Pagaralam Aman untuk Dilalui Pemudik Lebaran

Baca: Ingin Pilwako Pagaralam Aman, Ini Jumlah Anggota yang Diterjunkan di 428 TPS

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help