Arus Mudik, 12 Ribu Kendaraan Perhari Melintasi Tol Palindra

Dengan melalui jalur yang memiliki panjang 22 KM tersebut jarak tempuh dari Palembang hanya mencapai sekitar 20 menit menuju Indralaya.

Arus Mudik, 12 Ribu Kendaraan Perhari Melintasi Tol Palindra
SRIPOKU.COM/OCA
Terlihat puluhan kendaraan mengantri masuk jalan tol Palindra yang sudah difungsionalkan secara keseluruhan, Selasa (12/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU. COM, PALEMBANG–Arus mudik lebaran, jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra) menjadi salah satu alternatif para pemudik untuk menuju kampung halaman. Dengan melalui jalur yang memiliki panjang 22 KM tersebut jarak tempuh dari Palembang hanya mencapai sekitar 20 menit menuju Indralaya.

Jarak tersebut jauh lebih efektif ketika para pengendara melalui jalur nasional yang memakan waktu 45 menit sampai 1 jam.

Dengan fungsionalnya seluruh seksi tentunya sangat membantu para pemudik meskipun belum seutuhnya sempurna. Hal ini terbukti meningkatnya pengguna jalan tol Palindra yang dapat mencapai 12 ribu kendaraan perhari dalam arus mudik lebaran tahun ini.

"Lonjakan pengguna tol cukup tinggi dalam beberapa hari ini bisa mencapai 12 ribu kendaraan perharinya," ujar kepala cabang Tol Palindra, Darwan Edison, Selasa (12/6/2018).

Menurutnya, jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan hari biasa yang hanya 3 ribu kendaraan perhari. Lantaran, hari biasa hanya seksi I dari Palembang ke Pemulutan yang dioperasionalkan. Tentunya ini sangat pendek sehingga masyarakat lebih memilih untuk melintas di jalan lintas timur (Jalintim).

“Untuk saat ini seksi II dan seksi III juga ikut difungsionalkan sehingga pengendara lebih memilih untuk melintas di jalan tol di arus mudik lebaran ini," jelasnya.

Selain itu, tarif yang ditawarkan tol Palindra sepanjang 22 kilometer ini pun sangat murah yakni Rp 6 ribu untuk kendaraan pribadi, ditambah diskon 10 persen. Artinya, sangat menguntungkan bagi pengendaraan yang ingin melintas di jalan tol ini.

Kendati demikian, ia menghimbau kepada para pengendara agar tetap waspada karena di seksi II masih terdapat jalan tanah, selain itu penerangan pun belum sempurna di seksi II.

“Kami himbau bagi para pemudik, sebelum mudik pastikan dulu kendaraan seperti ban, radiator dan lain sebagainya. Agar perjalanan mudik benar-benar aman," katanya. (Oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Budi Darmawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help