Berita OKU

Rutan Baturaja Lebih Disiplin dan Familiar, Tetap Terapkan SOP. Melanggar Kena Sanksi

Kini Rutan Kelas II B Baturaja semakin disiplin dan pengamanan dilakukan sesuai SOP dan lebih familiar.

Rutan Baturaja Lebih Disiplin dan Familiar, Tetap Terapkan SOP. Melanggar Kena Sanksi
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala Rutan Baturaja Herdianto AMd IP SH MSi

Laporan wartawan sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA---Sejak dipimpin  Herdianto Amd IP SH MSi , kini  Rutan Kelas II B Baturaja semakin disiplin  dan pengamanan dilakukan sesuai  SOP (Standar Oprasional Prosedur), namun suasananya lebih familiar.

Pantauan di Rumah Tahanan Kelas II B Baturaja  Senin (11/6/2018), suasana mulai terasa sejak memasuki   P2U  (Petugas Pintu Utama) yang berjaga dipintu depan. 

Petugas  P2U  Rutan Sarang  Elang  langsung menyapa dengan ramah, kemudian tamu-tamu diperiksa secara seksama bahkan kini sudah  ada petugas khusus wanita yang memeriksa tamu wanita yang akan masuk ke areal Rutan sarang elang yang menggeleda tamu wanita untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di kesempatan itu Kepala Rutan Baturaja Herdianto AMd IP SH  MSi menjelaskan, pihaknya melarang keras penghuni rutan baik tahanan maupun Napi membawa HP .

“Kalau kedapatan melakukan pelanggaran maka dipastikan kena sanksi  dan ada hak-haknya yang dicabut seperti remisi, bebas bersyarat,” tegas Ka Rutan seraya menambahkan bagi warga binaan yang ingin berkomunikasi dengan kelaurga di Rutan Baturaja sudah disiapkan wartel khusus. Rutan Baturaja juga dilengkapi 30 unit CCTV  dipasang di titik-titik rawan.

CCTV ini langsung terkoneksi dengan  Kanwil Kemenkum HAM Sumsel juga  memantai karena  aplikasinya tersambung  Kanwil Kemenkum HAM Sumsel melalui aplikasi android,  

Sementara itu  sebanyak 292  Narapidana Rumah Tahanan Negara Baturaja, mendapatkan  remisi Idul Fitri 1439 Hijriyah.

"Jumlah ini sesuai dengan  usulan  ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan.Proses pengajuan remisi itu sendiri sudah diajukan melalui sistem daring atau online sejak tahun lalu," ungkap Kepala Rumah Tahanan Negara  (Rutan), Herdianto di Baturaja.

Herdianto menjelaskan, pihak Rutan Baturaja  mengajukan nama-nama narapidana tersebut menggunakan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

Warga binaan yang bisa diajukan untuk mendapatkan remisi harus sudah memenuhi persyaratan, seperti berkelakuan baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin  dan sudah menjalani masa hukuman minimal selama enam bulan. 

 Perolehan remisi yang diberikan bervariasi mulai  dari 15 hari hingga 1 bulan 15 hari. Dengan rincian warga binaan  yang mendapat Remisi 15 hari sebanyak 100 orang, Kemudian  remisi 1 bulan sebanyak 180 orang dan 1 bulan 15 hari sebanyak 12 0rang.

“ Tahun ini tidak ada napi yang mendapat RK II atau yang langsung bebas pada  Idul Fitri 1439 H. (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved