Berita OKU Selatan

Penumpang Keluhkan Tarif Angdes di Muaradua OKUS Naik Drastis

Jelang H-4 hari raya Idul Fitri 1439 hijriah, salah satu tarif jasa transport Angkutan umum Desa (Angdes) alami kenaikan yang cukup drastis

Penumpang Keluhkan Tarif Angdes di Muaradua OKUS Naik Drastis
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Kendaraan angkutan umum Desa (Angdes) di terminal Muaradua yang mulai dipadati penumpang dan barang-barang yang kini mengalami kenaikan tarif ongkos sekitar 20-40%, Senin (11/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM. MUARADUA-- Jelang H-4 hari raya Idul Fitri 1439 hijriah, salah satu tarif jasa transport Angkutan umum Desa (Angdes) alami kenaikan yang cukup drastis, Senin (11/6/2018).

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, di lapangan, kenaikan ongkos Angdes beragam mulai dari 10% hingga 40% sejak 7 juni lalu yang mengalami perubahan dari harga biasa.

Salah seorang penumpang Siti, warga Desa Ulu Danau Kecamatan Sindang Danau, mengatakan kenaikan harga mencapai Rp 20.000 atau mengalami kenaikan sekitar 40% setiap orangnya.

"Biasanya dari Kota Muaradua menuju Ulu Danau berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 40.000 kini mengalami kenailan drastis mencapai Rp. 60.000, keluhnya Senin (11/6/2018) siang.

Berbedanya tarif angdes dari Kota Muaradua menuju menuju Desa Bayur Kecamatan Kisam Tinggi, yang hanya naik berkisar 10% yakni dihari-hari biasa dengan tarif Rp 45.000 menjadi 50.000.

"Tarif angkutan desa mobil saya hanya naik Rp 5.000 karena mengingat di hari Lebaran" jelas Chan saat di bincangi.

Dikatakan Chan, ia tidak mengetahui kalau ada kenaikan hingga mencapai 40%, Iapun menaikkan Rp 5000 mengingat menjelang puncak arus mudik yang ramai penumpang.

Baca:

Pajak Mati atau Jatuh Tempo Pada Libur Lebaran Dipastikan Bebas Denda

Driver Online Wanita Masih Kerja Malam Hari, Saat Dengar Kisahnya Penumpang Marah Bercampur Sedih

Sementara itu terkait ketentuan yang telah berlaku menjelang Ramadan, Kepala Dinas Perhubungan (Kasdishub) Amroelian Thoni, S.Stp mengatakan berdasarakan imbauan dari Dishub Provinsi, bahwa ongkos kenaikan Angdes AKDP dan AKAP memang telah telah ditetapkan namun dengan batas maksimal.

"Berdasarkan informasi dari Dishub Provinsi, bahwa tarif ongkos angkutan penumpang Angdes, AKDP dan AKAP keseluruhan yaitu dengan batas normal atau maksimal 30% dari harga biasanya,"kata Kadishub di konfirmasi Sripoku.com, Senin (11/6/2018).

Dikatakannya, kenaikan itupun tidak boleh melewati batas waktu yang telah ditentukan yakni pada H-7 dan H+7 Hari Raya Idul Fitri, 1439 hijriah.

Sementara itu terkait pemudik, pantauan Sripoku.com di terminal Kota Muaradua terlihat penumpang jasa angkutan umum Angdes AKDP dan AKAP semakin ramai.(*)

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help