Kanselir Jerman: Uni Eropa akan Lawan AS soal Tarif Impor

Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, Uni Eropa (UE) akan menerapkan langkah-langkah balasan untuk melawan pemberlakuan tarif impor untuk baja

Kanselir Jerman: Uni Eropa akan Lawan AS soal Tarif Impor
news.sky.com
Angela Merkel (ketiga dari kiri). 

SRIPOKU.COM , BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, Uni Eropa (UE) akan menerapkan langkah-langkah balasan untuk melawan pemberlakuan tarif impor untuk baja dan alumunium oleh Amerika Serikat (AS).

Berita Lainnya:
Konflik Yerussalem Akui Jadi Ibukota Palestina, Donald Trump : Hari Ini, Saya Memenuhi janji Saya

Dia mengaku kecewa dengan keputusan mendadak Presiden AS Donald Trump yang menarik dukungannya untuk menjalankan dialog dengan negara G7 di Kanada.

Trump pergi lebih awal dari pertemuan G7 tersebut dan mengumumkan melalui Twitter bahwa alasan kemunduran dia karena rapuhnya konsensus untuk mengatasi permasalahan perdagangan antara AS dan para sekutunya itu.

"Kemundurannya yang dia ungkapkan melalui Twitter ini, menyadarkan sekaligus menyedihkan," ujar Merkel dalam sebuah wawancara di televisi, dikutip melalui Reuters.com, pada Minggu (10/6/2018).

Hal itu sebut Merkel, tidak berarti membuat AS dan Eropa memutuskan hubungan kerja sama. Hanya saja lanjut dia, UE tidak lagi bisa mengandalkan sekutunya itu dan harus bisa memutuskan nasibnya sendiri.

Merkel menyebutkan, UE sedang menyiapkan langkah-langkah balasan yang sesuai aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk melawan tarif impor baja dan alumunium oleh AS.

"Kami tidak akan membiarkan diri kami terus menerus dihancurkan. Kami juga bisa melawan," ujarnya.

Merkel mengatakan, para pemimpin G7 telah sepakat untuk meninjau hubungan perdagangan dan mengkaji kembali terkait tarif yang ada untuk menghindari berbagai hambatan perdagangan.

Penulis: Mutia Fauzia
Sumber: Reuters

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://ekonomi.kompas.com/ dengan Judul:
Merkel: Uni Eropa akan Lawan AS soal Tarif Impor

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help