Berita Muaraenim

Sekap 2 Penjaga Perkim Muaraenim, 4 Rampok Bersenpi Gasak Motor dan Acak Ruangan Kontor

Akibatnya, dua motor dan dua HP hilang dibawa rampok dan mengacak-acak serta merusak hampir seluruh isi ruangan kantor

Sekap 2 Penjaga Perkim Muaraenim, 4 Rampok Bersenpi Gasak Motor dan Acak Ruangan Kontor
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Salah seorang korban Jaka menunjukkan pintu dan ruangan yang dirusak serta diacak-acak oleh perampok di Kantor Perkim Muaraenim, Minggu (10/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Pelajaran bagi para pemudik terutama yang akan meninggalkan rumahnya. Sebab aksi perampok semakin nekat, bukan saja rumah warga yang menjadi sasarannya, namun Perkantoran tidak luput jadi incarannya.

Seperti yang didalami Jaka (32) dan David (20) warga Muara Lawai yang sehari-harinya menjaga Kantor Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Muaraenim, lantaran ia telah dirampok oleh empat pelaku tidak dikenal dengan menggunakan Senpira dan Sajam di Kantor Perkim Kabupaten Muaraenim ini.

Akibatnya, dua motor dan dua HP hilang dibawa rampok dan mengacak-acak serta merusak hampir seluruh isi ruangan kantor diduga mencari barang-barang berharga dan uang milik Perkim di Kantor Perkim Muaraenim, Sabtu (9/6/2018) pukul 23.30 Tengah Malam.

Salah seorang korban Jaka menunjukkan pintu dan ruangan yang dirusak serta diacak-acak oleh perampok di Kantor Perkim Muaraenim, Minggu (10/6/2018).
Salah seorang korban Jaka menunjukkan pintu dan ruangan yang dirusak serta diacak-acak oleh perampok di Kantor Perkim Muaraenim, Minggu (10/6/2018). (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Menurut salah seorang penjaga, Jaka menuturkan, bahwa kejadian tersebut berawal ketika ia bersama David seperti biasanya bertugas menjaga Kantor Perkim Muaraenim.

Baca: Sama-sama Sobek, Lihat Harga Jeans Nagita Slavina dan Ayu Ting Ting. Pantas Milik Siapa?

Kemudian, kata Jaka, pukul 21.00 WIB, salah seorang temannya Anto yang bertugas membersihkan kantor mampir sebentar pulang dari salat Taraweh melalui pintu belakang. Lalu pukul 23.20, ia pamit pulang ke rumah dengan posisi pintu belum terkunci.

Berselang lima menit kemudian, ia bermaksud mengunci pintu belakang, namun belum sempat mengunci pintu tanpa sepengetahuan mereka sekitar empat pelaku memakai topeng dengan menggunkan senpira dan sajam telah berada di dalam kantor dan langsung mengancam dirinya dan temannya.

Baca: Depresi Karena Tak Naik Kelas, Bocah SMP Ini Nekat Panjat Tower Setinggi 42 Meter, Lihat Endingnya!

"Posisi kami belum tidur, saya dan teman saya masih internetan. Lalu didepan kami tiba-tiba telah ada empat pelaku sambil menodongkan Senpira," ujar Jaka yang juga lima tahun menjaga Kantor Perkim Muaraenim ini.

Masih dikatakan Jaka, setelah itu salah seorang pelaku yang memegang Senpira, mengancam mereka untuk tidak melawan jika mau selamat, karena mereka hanya ingin mencari uang.

Kemudian mereka berdua diikat tangan dan kaki dengan menggunakan karet ban, dan mata mereka ditutup dengan sajadah dan kain dan dimasukkan dalam satu ruangan dilantai I.

Baca: Pasar Lemabang Makin Dipadati Kaum Ibu, Belanja Kebutuhan Jelang H-5 Lebaran

Setelah itu komplotan tersebut mengambil dua motor dan dua HP milik mereka dan mengacak-acak dan merusak hampir seluruh ruangan baik di lantai I dan II, terutama diruangan keuangan dan Kepala Dinas Perkim.

Setelah itu para perampok meninggalkan mereka dalam kondisi terikat. Kemudian temannya (David) berhasil melepaskan ikatan, lalu melepas ikatannya dan melaporkan kejadian tersebut ke Pegawai Perkim Muaraenim yang kemudian diteruskan ke Polres Muaraenim.

Baca: Mudik ke Kampung Halaman, Antrean Panjang Kendaraan Terjadi di Pelabuhan TAA

Dari pengamatan dilapangan, hampir semua pintu ruangan dan lemari serta laci dirusak dan diacak-acak oleh perampok.

Bahkan diruang keuangan yang terletak di lantai II, terlihat dua brangkas dirusak dan beberapa uang kertas pecahan rupiah yang sudah tidak berlaku lagi berserakan dilantai bersama berkas kantor. Lalu pintu rapat pecah dan rusak karena dipaksa masuk oleh perampok.

Selain itu juga, terlihat beberapa bekas garis Police Line tanda telah dilakukan olah TKP oleh anggota Polres Muaraenim. 

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help