SFC Update

Stopper Sriwijaya FC, Mahammadou N’Diaye Tak Dapat Instruksi Khusus dari Pelatih

Tak menutup kemungkinan jika pemain berdarah Mali ini akan dioptimalkan dalam mencuri angka melalui set-piece atau bola mati.

Stopper Sriwijaya FC, Mahammadou N’Diaye Tak Dapat Instruksi Khusus dari Pelatih
SRIPOKU.COM/RESHA
Stopper asing Sriwijaya FC Mahammado N'Diaye saat diwawancarai awak media, diterjemahkan oleh Makan Konate Selasa (3/4/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Meski termasuk Stopper paling produktif di Sriwijaya FC, namun Mahammadou N’Diaye tak diberi instruksi khusus oleh pelatih saat tim menghadapi Barito Putera Jumat (8/6) nanti.

Namun, tak menutup kemungkinan jika pemain berdarah Mali ini akan dioptimalkan dalam mencuri angka melalui set-piece atau bola mati.

“Kita sih tetap bermain dengan hal yang normal dan biasa kita lihat. Apakah nanti Ndiaye pada saat taktik set piece kita mengganti posisinya, ataukah yang lain,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan saat dikonfirmasi Kamis (7/6/2018).

Memang di satu sisi, Mahammadou N’Diaye termasuk pemain yang produktif di dalam tim meski posisinya berada di palang pintu pertahanan.

Ia telah mengemas 4 gol, di samping perolehan Alberto Goncalves (4 gol) dan juga Manuchekhr Dzhalilov (4 gol) yang keduanya berposisi sebagai striker.

Namun ia tak selalu melakukan overlapping dari posisinya sebagai stopper yang beresiko ditembus oleh striker lawan. Ia mendulang gol dari posisi bola dalam keadaan setpiece.

Seperti saat ia mendulang angka pertama sekaligus keduanya, saat menjamu PSIS Semarang Selasa (22/5/2018) lalu.

Dua angka yang disumbangkannya berasal dari tandukan, usai eksekusi tendangan pojok di menit 56 dan 69. Dalam laga itu, Sriwijaya FC berhasil menekuk tim tamu dengan skor 4-0.

Begitupun saat tim kembali menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sabtu (2/6/2018).

N’Diaye berhasil memecah kebuntuan timnya di menit ke-26, dan menambah angka keempat untuk tim di menit ke-53.

Lagi-lagi, kedua gol tersebut dicetaknya dari sundulan setelah dieksekusi dari sepak pojok dan bola mati. Laga itu ditutup untuk kemenangan Sriwijaya FC dengan skor 5-1.

Melihat deretan pemain yang saat ini mulai menunjukkan agresifitasnya dalam mencetak angka, justru menjadi berkah bagi Rahmad Darmawan. Meski tidak hanya Mahammadou N’Diaye seorang yang produktif dari posisinya di lini belakang.

“Soal dia pemain tersubur di lini belakang ya harus kita akui, dan Hamka pun sama. Dia sudah cetak 3 gol. Artinya hampir semua pemain bisa cetak gol,” jelasnya.

Pencetak gol di Tim Sriwijaya FC: Alberto Goncalves (4 gol), Mahammadou N’Diaye (4 gol), Manuchekhr Dzhalilov (4 gol), Hamka Hamzah (3 gol), Esteban Vizcarra (3 gol), Patrich Wanggai (2 gol), Marcko Sandy (1 gol). (Perolehan Sementara Hingga 7 Juni 2018)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help