NEWS VIDEO SRIPO

Satpol PP Kota Palembang Ciduk 7 Pasangan Belum Nikah di Tiga Kawasan Ini

Razia pekat yustisi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palembang dan tim gabungan TNI-Polri menangkap sepasang kekasih di kamar hotel wilayah

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM,PALEMBANG -Razia pekat yustisi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palembang dan tim gabungan TNI-Polri menangkap sepasang kekasih di kamar hotel wilayah Kenten.

Kedua pengguna narkotika tersebut berinisial DY (26) seorang satpam perumahan warga Kecamatan Sukarami dan S (45) seorang IRT berstatus janda warga Kecamatan Kalidoni diamankan dengan barang bukti sebotol alat hisap 'bong' serta sabu-sabu yang masih tersisa satu paket kecil.

"Saat proses razia malam ini kami mengamankan sepasang kekasih kedapatan habis mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu lengkap dengan alat hisapnya," Kata Kepala Satpol PP Kota Palembang Alex Fernandus saat razia, Rabu (6/6/2018) malam.

Selain menangkap sepasang pengguna narkotika tersebut, pihaknya turut mengamankan tujuh pasangan di luar nikah dari penginapan di wilayah Kenten, Ariodilla dan KM 7 serta beberapa botol minuman keras.

Kepala Bidang Penegakan Undang-undang Satpol PP Kota Palembang Dedi Harapan menjelaskan pelaku DDY dan S langsung  diserahkan ke Polresta Palembang untuk pengembangan lebih lanjut, sedangkan para pasangan tidak resmi tanpa tanda identitas akan menjalani sidang yustisi.

"Target razia kami malam ini sebetulnya menyasar tempat hiburan yang melanggar perda operasional selama bulan ramadhan sebagaimana laporan dari masyarakat, namun kami tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan tempat hiburan tersebut baik kafe maupun karaoke, tapi tetap saja pelanggaran kamtibmas yang lain kami tindak," Ujar Dedi.

Masih menurutnya razia pekat yustisi gabungan satpol PP, TNI dan Polri rabu malam menerjunkan 30 lebih personil, menjangkau beberapa wilayah seputar Kota Palembang seperti kawasan Kenten, Bukit Kecil, sepanjang Jalan Soekarno Hatta, Dwikora dan KM 7 yang dianggap paling rawan pelanggaran.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help