Berita OKU

Polsek Peninjauan OKU Amankan Belasan Ribu Petasan dari Para Pedagang di Pasar Peninjauan

Selain mengamankan barang bukti petasan, polisi juga mendata pedagang yang masih menjual petasan untuk diberikan pembinaan

Polsek Peninjauan OKU Amankan Belasan  Ribu  Petasan dari Para Pedagang di Pasar Peninjauan
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Belasan ribu petasan yang berhasil diamankan jajaran Polsek Peninjauan OKU, Selasa (5/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Kapolsek Peninjauan AKP Rachmad Haji bersama anggota berhasil mengamankan belasan ribu butir petasan berbagai jenis dan merk dari para pedagang di Pasar Peninjauan Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (5/6/2018).

Petasan yang berhasil disita tersebut saat ini disimpan di gudang barang bukti Polsek Peninjauan untuk selanjutnya dimusnahkan.

Selain mengamankan barang bukti petasan, polisi juga mendata pedagang yang masih menjual petasan untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

Penjual bahan peledak yang tidak memiliki izin bisa di pidana dengan ancaman penjara hingga puluhan tahun, untuk itu diimbau agar tidak ada lai pedagang yang menjual petasan.

Baca: Personel Gabungan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri di OKU, Waspada 4 Titik Rawan bagi Pemudik!

Setelah razia petasan ini, jajaran Polsek Peninjauan akan terus melakukan pemantauan di pasar-pasar agar tidak ada lagi pedagang yang menjual petasan.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi Kapolsek Peninjauan AKP Rachmad Haji kepada wartawan mengatakan tercatat sekitar 12.000 ribu butir petasan berbagai merk berhasil diamankan dari sejumlah pedagang yang umumnya merupakan pedagang musiman di sejumlah tempat di pasar peninjauan Kcamatan Peninjauan.

Dikatakan Kapolres, polisi masih mendapati sejumlah anak-anak yang memainkan petasan, suara ledakan yang ditimbulkan saat anak-anak main petasan sangat mengganggu apalagi umat Islam yang sedang menunaikan salat tarawih.

Baca: Zakat Fitrah di Kabupaten OKU Timur 2,5 Kg Beras dan Uang Rp 22.500

Itulah sebabnya polisi langsung melakukan razia di Pasar Peninjauan dan menemukan masih banyak pedagang yang menjual petasan.

Polisi langsung menyita petasan tanpa kecuali, sedangkan kembang api diperbolehkan untuk dijual.

Dikatakan Kapolres, polisi sudah seringkali mengimbau agar tidak ada yang menjual petasan karena suara ledakannya sangat mengganggu.

Selain membahayakan keselamatan jiwa anak-anak yang bermain petasan juga menganggu lingkungan, bahkan bermain petasan bisa menimbulkan kebakaran akibat percikan api dari ledakan petasan.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help