Ramadan 2018

Inilah Panduan dan Tata Cara Iktikaf Berdasarkan Sunnah Rasulullah SAW

Dalam melakukan iktikaf, tentu saja kita harus terlebih dahulu mengetahui apa arti dari iktikaf, bagaimana tata cara iktikaf, niat, tempat,

Inilah Panduan dan Tata Cara Iktikaf Berdasarkan Sunnah Rasulullah SAW
Internet
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Dalam melakukan iktikaf, tentu saja kita harus terlebih dahulu mengetahui apa arti dari iktikaf, bagaimana tata cara iktikaf, niat, tempat, dan waktu untuk melakukan iktikaf.

Beriktikaf di masjid pada waktu 10 hari terakhir di Bulan Ramadan merupakan amalan sunnah Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam untuk mendapatkan keutamaan sepuluh hari terakhir pada Bulan Ramadan, khususnya malam yang paling mulia, yakni malam seribu bulan, yaitu malam lailatul qodar.

Berita Lainnya:
Haid! Bukan Berarti Keistimewaan Malam Lailatul Qadar Terlewati, Begini Cara Mendapatkannya

Iktikaf mempunyai arti sebagai menetap atau berdiam diri dalam sesuatu.

Sedangkan pengertian iktikaf dalam istilah terdapat perbedaan terhadap kalangan para ulama.

Para Ulama Hanafi (Al-Hanafityah) berpendapat iktikaf ialah berdiam diri di dalam masjid yang dimana biasanya dipakai untuk melaksanakan salat berjamaah.

Sedangkan menurut Para Ulama Syafi’i (Asy-Syafi’iah) iktikaf ialah berdiam diri di dalam masjid dengan mengamalkan amalan-amalan tertentu disertakan niat hanya karena Allah SWT.

Dalil Iktikaf
Dikutip dari situs Rumaysho.com, adapun dalil tentang Iktikaf harus dilakukan di Masjid

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

“(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka sedang kamu beri’tikaf dalam masjid” (QS. Al Baqarah: 187).

Halaman
1234
Editor: Bedjo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved