Pemilihan Gubernur Sumsel

Ishak-Yudha akan Berikan Bantuan Langsung Tunai Per Tahun untuk Kelompok Warga Ini

Untuk program social care Ishak-Yudha bakal memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu per tahun.

Ishak-Yudha akan Berikan Bantuan Langsung Tunai Per Tahun untuk Kelompok Warga Ini
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel MF Ridho didampingi Jubir Tim Pemenangan Ishak-Yudha, Firdaus Hasbullah, Pembina Tim Pemenangan Husni Thamrin melaunching Kartu BLT dan UMKM di Posko Pemenangan Ishak-Yudha, Jl Basuki Rahmat, Rabu (6/6/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pasangan Cagub Sumsel nomor urut 3 Ir H Ishak Mekki MM dan Cawagubnya Yudha Pratomo Mahyuddin MSc Phd berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan konsep social care and smart enterpreneur province.

"Kita ingin menjabarkan program-program Pak Ishak-Yudha dengan meluncurkan kartu BLT dan UMKM. Ini bukan janji politik, tapi program jika diberikan amanah memimpin untuk membantu kesulitan masalah ekonomi" ungkap Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel MF Ridho didampingi Jubir Tim Pemenangan Ishak-Yudha, Firdaus Hasbullah, Pembina Tim Pemenangan Husni Thamrin di Posko Pemenangan Ishak-Yudha, Jl Basuki Rahmat, Rabu (6/6/2018).

Untuk program social care Ishak-Yudha bakal memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu per tahun sebagai bentuk jaring pengaman sosial, yakni membantu secara langsung mereka yang tidak berdaya secara ekonomi dan sosial.

Misalnya orang jompo, warga miskin disabilitas, yatim piatu, janda-janda tua, dan masih banyak lainnya.

Sedangkan Smart Enterpreneur Province, konsep yang dijalankan dengan kaidah-kaidah cara berpikir kewirausaahaan yang targetnya bukan hanya meningkatkan PAD Sumsel saja, melainkan mendorong masyarakatnya untuk hidup mandiri, memiliki penghasilan tambahan bukan hanya bertumpu pada penghasilan utamanya.

Maka untuk mengejawantahkan konsep tersebut Ishak-Yudha meluncurkan Program UMKM sebesar Rp 10 juta untuk 10 ribu UMKM pertahunnya dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu per tahun.

"Pada prinsipnya kami berdua (Ishak-Yudha) memiliki 3 prinsip arah pembangunan untuk Sumsel lebih baik. Pertama, kita ingin masyarakat merasakan dan langsung menikmati pembangunan Sumsel. Kedua, ingin mengabdi bukan untuk korupsi apalagi memanipulasi. Ketiga, bahwa setiap rupiah dari APBD Sumsel merupakan uang rakyat dan harus dikembalikan kepada rakyat melalui program pembangunan yang adil, merata serta dirasakan langsung oleh rakyat Sumsel," kata Ishak yang diusung Partai Demokrat, PPP, dan PBB.

Mantan Bupati OKI dua periode ini mengatakan target dari program BLT yang diluncurkan ini memiliki banyak sasaran setidaknya ada 3 target utama BLT Ishak-Yudha ini.

Pertama, untuk peningkatan kualitas gizi anak, kesehatan ibu dan bayi, serta daya beli masyarakat. Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan Pemprov Sumsel terutama pelayanan kepada masyarakat miskin. Ketiga, mewujudkan program Pemda yang langsung terasa dan langsung dinikmati oleh masyarakat.

Cawagub Yudha Pratomo Mahyuddin MSc Phd selaku pengusaha di bidang informasi dan teknologi (IT) mengatakan, kedepannya pengelolaan BLT dan bantuan UMKM tentunya akan menerapkan tiga prinsip pengelolaan yang akuntable, transparan, dan adil.

"Tentunya untuk pengelolaan BLT dan bantuan UMKM ini dikelola dengan yang pertama, akuntabel; dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun prosedur dan tata kelola keuangan negara. Kedua, transparan; kelompok sasaran penerima, pendanaan dan distribusi akan dikelola secara terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat melalui IT System. Ketiga, adil; tepat guna, tepat sasaran sesuai dengan kelompok masyarakat miskin yang berhak menerimanya," ujar mantan dosen Fakultas IT di Unsri.

Sebelumnya Paslon ini memiliki agenda Sumsel Lebih Baik. Pihaknya juga sudah mengkalkulasikan keseluruhan dana APBD Sumsel yang berjumlah Rp 8 triliyun dapat terealisasikan dengan baik, terukur, dan terencana.

8 agenda Sumsel Lebih Baik meliputi; 1.Membangun serta memperbaiki jalan dan jembatan di Provinsi Sumsel dalam tempo 1 tahun mulus dan mantap. 2.BLT sebesar Rp 600 ribu per tahun dan bantuan UMKM sebesar Rp 10 juta untuk 10 ribu UMKM pertahunnya. 3.Revitalisasi irigasi dan waduk guna meningkatkan hasil pertanian. 4.Meningkatkan serta menstabilkan harga karet dengan cara hirilisasi hasil karet dan sawit dan membangun industri pengolahan karet dan sawit.

5.Melanjutkan pendidikan gratis dan berkualitas tanpa pungli, serta alat buku tulis, seragam gratis, dan mobil angkutan sekolah gratis, dan boarding school. 6.Memaksimalkan pengobatan gratis, serta melengkapi alat medis, serta tenaga medisnya di kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan dan desa. 7.Menyediakan layanan internet cepat dan wifi gratis sampai ke pelosok desa. 8.Memberikan bantuan pondok pesantren dan beasiswa santri ke luar negeri. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help