Konsisten Dengan Sistem Zonasi

Fenomena Sistem Zonasi Sekolah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengubah pola kebiasaan sebelumnya.

Fenomena Sistem Zonasi Sekolah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
ist
Dr. Kencana Sari, M.Pd. 

Fenomena Sistem Zonasi Sekolah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Dr. Kencana Sari, M.Pd.

Praktisi Pendidikan di Palembang

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 tentang penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengubah pola kebiasaan sebelumnya. 

Sesungguhnya (Permendikbud) itu tidak hanya sekedar soal penerimaan peserta didik, namun membenahi sekolah-sekolah untuk lebih ber kompetitif.

Topik pokok yang terlihat pada perubahan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai diterapkan pada Tahun ajaran 2017/2018 ini di seluruh Indonesia adalah Sistem Zonasi.

Satuan Pendidikan lebih mengutamakan peserta didik baru yang merupakan warga paling dekat dengan sekolah yang dituju, dalam permendikbud menyatakan bahwa 90 persen kuota siswa di sekolah dialokasikan bagi siswa yang berada dalam satu zona yang sama.

Sementara 10 persen sisanya dialokasikan untuk siswa di luar zonasi yang dibagi dua, yaitu 5 persen untuk anak yang memiliki nilai akademik timggi dan sisanya untuk anak yang memiliki alasan khusus seperti pindahan dari luar provinsi atau dampak bencana.

Kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang langsung diterapkan 100 persen di seluruh Indonesia, akan tidak menutup kemungkinan munculnya celah pada proses tersebut yang bisa diekploitasi.

Akankah sistem zonasi hanya berupa casing, namun isinya tetap sama dengan mekanisme sebelumnya.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved